Sweet Passion
kata Tuan Nathan mendekati rambut Gea, karena siang itu tepat matahari di atas kepala yang membuat mata Tuan Nathan silau, jadi Tuan Nathan mendekatkan wajahnya ke wajah Gea
Dari sudut pandang Ale, ia melihat kalau Tuan Nathan tengah mencium Gea di bawah terik matahari, hingga sampai membakar hatinya. Namun, apa yang dilihat oleh Ale bukan seperti itu, Tuan Nathan terlihat mencium Gea karena ia memiringkan kepalanya, untuk melihat benda yang menyangkut di rambut Gea.
"Daun ternyata, aku kira ulat tadi. Soalnya kamu kan tadi duduk di bawah pohon rindang," ujar Tuan Nathan memberikan daun tersebut.
Sikat na Kabanata