Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

Bersambung. @lovely_karra
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai lope
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Bab 74 masih sedikit revisi, mungkin akan tersedia hari senin. Tidak mengubah alur dan isi cerita di bab tersebut, hanya menambahkan jumlah kata agar nyaman dibaca. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan selamat membaca.
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

GERYYYYYYYY! *******
1047.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

"Engggg, aaakkkhhhh!!!" ***
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Asih membungkuk dan mengikuti dari belakang. Di lepasnya sandal jepit yang di pakai. Tubuh kurus Asih membungkuk hormat. Setapak demi setapak ia melangkah menyusuri lantai kotak-kotak yang licin. Terdengar nyaring benturan sandal selop Bu Carik dengan lantai licin yang di injaknya. Rumah besar itu berdinding kayu jati berwarna coklat tua mengkilap dengan ketebalan kayu sekitar lima sensimeter.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Helena mengingatkan saat Felix mulai menyentuhkan ujung lidahnya pada salah satu puncak bukitnya yang telah menegang. “Nyeri?” Pertanyaan Felix langsung diangguki oleh Helena. “Sedikit lebih bengkak dari biasanya,” komentarnya setelah memerhatikan sekaligus meremas benda kenyal milik Helena tersebut. “Aku akan memberikan mereka pijatan yang lembut,” imbuhnya. ***
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
FLOWIE

FLOWIE

Dia hanya mengunjungi ibunya yang katanya sakit. Luke menemukan Flowie di sudut ruangan yang sedang menyusun 3 kotak sepatu di lantai. Sepertinya dia berhasil menyusun 3 kotak sepatu sebelumnya. Kini tersisa 3 kotak lagi. Dia melakukan hal yang sama, menaiki tangga dengan sebelah tangan dan tangan yang lain mengangkat 3 kotak sepatu sekaligus. Luke mengabaikannya dan memperhatikan beberapa sepatu yang ada di depannya. Flowie sama sekali tidak menyadari bahwa pria yang berdiri di belakangnya dan sedang memilah-milah sepatu adalah Luke. Saat Flowie hampir mencapai puncak, tiba-tiba saja ia kehilangan keseimbangannya.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Hi hi hi. ****************************
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Iris membungkuk, memberi hormat. “Salam kenal,” kata Aria dengan suara yang terdengar ceria. Iris tidak menyangka akan sambutan seperti itu. Aria memiliki rambut panjang acak-acakan, sebatas pinggang, berwarna pirang yang sangat pucat dan kedua mata memiliki kantung mata yang terlihat menonjol. Iris merasakan aura yang aneh darinya. Mungkin karena ia masih memakai kacamatanya di atas kepala atau karena penampilannya saat ini.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

Pluk! ****** To be continue
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai lope
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status