CRAZY FOR LOVE
Setahun berlalu .
Kirana membantu ibunya mengurus usaha katering rumahan. Perlahan luka Kirana memulih, meski tiap kali melihat anak kecil apalagi bayi, hatinya masih suka teriris perih. Dia tak pernah menyangka kalau kehilangan calon anak yang bagaimana rupanya pun dia tak tahu, akan begitu dalam sakitnya. Dia sama sekali tak mencari tahu kabar Panji, bukan karena dia tidak peduli, tapi dia memang perlu untuk melatih dirinya sendiri bahwa dia bisa hidup bahagia meski tanpa Panji. Pelan tapi pasti, hal itu terbukti bisa.
Suatu sore yang tenang, ibu Kirana memulai percakapan yang serius, "kamu harus mencintai dirimu sendiri lebih dulu sebelum kamu mencintai orang lain."
Hot Chapters