Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

Luka robek itu terbuka lebar, dan dalam sekejap, darah merah pekat mengucur deras. Darah itu menetes dengan cepat, membasahi lantai kayu kamar dan membuat noda merah yang kontras dengan cahaya sore yang hangat. Wildan memegangi lengannya, berusaha menekan luka tersebut, namun darah tetap merembes di sela-sela jarinya. Dimas menyunggingkan seulas senyum bengis. Melihat darah itu justru membuatnya merasa di atas angin. Ia menjilat bibirnya sendiri, tampak sangat puas melihat korbannya terluka.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Pernikahan Luka

Pernikahan Luka

Dewi hanya bisa menangis, melihat kekasihnya itu tak berdaya, babak belur, berdarah-darah. Perawat di UGD secepatnya menolong Andika, membersihkan luka-lukanya, karena Andika dihajar mati-matian, dengan kayu beroti serta ditusuk belati. "Sayang. Kamu bakal baik-baik saja." ucap Dewi, dengan tangis yang tak henti.
978 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Pendekar Golok Naga Biru

Pendekar Golok Naga Biru

Buukk! Lodra terjajar kebelakang namun tidak sampai jatuh. Darah mengucur dari sudut bibirnya pertanda bahwa dia mengalami luka dalam.Tangan kanannya tetap kokoh memegang senjatanya yang cukup berat. "Kau pikir dengan pukulan itu bisa membunuhku heh.! Ucap Lodra sambil meludah yang bercapur dengan darah. "AKU TIDAK AKAN KALAH BAJINGAN.! Teriak Lodra. Tenaga dalam nya dilkeluarkan sepenuhnya membuat tanah disekitarnya bergetar.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

"Kamu yakin?" Sari mengangguk. "Ya-yakin, Bu." Jihan merendahkan tubuhnya. Berjongkok di depan ranjang dengan tinggi tiga puluh sentimeter tersebut. Tangannya terulur menjangkau tetesan darah yang membasahi lantai. "Basah. Ini masih baru!" Deg! Jihan kembali bangkit, lalu menunjukkan darah segar yang ada di tangannya pada Sari. Asisten rumah tangga Jihan itu berjengit jijik.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

Kemeja Luke yang basah oleh keringat dan darah terasa lengket di kulit, namun dia tidak peduli. Darah Berlian yang mengalir dari luka di kepala wanita itu seperti merembes ke dalam jiwa Luke, menyedot setiap kekuatan yang Luke miliki. Luka itu terus mengeluarkan darah, menodai wajah Berlian yang pucat pasi, mata sang istri tertutup, dan bibir Berlian membiru. Ada bekas air mata yang telah mengering di pipi Berlian, menambah kesan tragis pada wanita yang ia cintai lebih dari apa pun di dunia ini.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Sang Mafia

Tawanan Cinta Sang Mafia

Sesuatu yang tidak ia sembunyikan dengan baik malam ini. Emma menelan rasa gugupnya, mencoba berdiri lebih tegak. “Tapi kau… terluka?” tanyanya, menunjuk ke noda darah itu. Lucas melirik sekilas ke bajunya, lalu menggeleng. “Bukan darahku.” Jawaban itu membuat Emma merinding. Ia melangkah lebih dekat, meskipun seluruh tubuhnya menegangkan diri. “Apa yang kau maksud dengan ‘bukan darahmu’? Apa… apa dia masih di sini?”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Luka Cinta

Luka Cinta

Ulangnya dan Ata pun hanya menganggukkan kepalanya. "Kanker apa?" Bibirnya sudah bergetar. "Darah" Lagi dan lagi Clara dibuat terkejut. "Da-darah" gugupnya. Seketika kedua mata Clara pun berembun. Oh bagaimana bisa gadis kecil ini mengidap penyakit yang mengenaskan. Bahkan bisa terbilang penyakir yang mematikan. Tak bertanya lebih banyak lagi, Clara pun melajukan mobilnya menuju Rumah Sakit Kasih Ibu. Sebelumnya Ata membawa Asla ke rumah sakit ini.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
BABU MILYARDER

BABU MILYARDER

Diambilnya salah satu tissue dengan noda merah. "Benar ini darah!" Dada Nur langsung berdebar, "darah siapa dan kenapa berdarah? Darah Arka kah?" Nur menutup mulut dengan tangannya. Bersambung Apa yang terjadi dengan Arka?
1079.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

tanya Luther mendadak. "Nggak begitu baik. Meskipun kelihatannya baik-baik saja, dia sering batuk darah di malam hari. Sekarang dia hanya bisa bertahan berkat pil-pil mujarab itu saja, entah bisa bertahan berapa lama lagi," kata Huston sambil menghela napas.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101.8K kali sebagai luka tak berdarah
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Gadis Tawanan sang CEO

Gadis Tawanan sang CEO

tekannya menahan emosi. Nyatanya memang bukan darah Serena yang mengotori kerah kemeja Lucas. Tapi, darahnya sendiri. Setelah menghabisi Serena tadi, hidungnya kembali mengeluarkan darah seperti yang sudah-sudah. Lucas sangat benci dengan kondisinya yang satu ini. Membuatnya terlihat lemah.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai luka tak berdarah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status