Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Reksa hanya mendengus, lalu berkata, "Sudahlah, ayo pergi." Begitu pintu kaca dibuka, lonceng Kecil di atasnya berdenting manis, disambut aroma kayu manis yang lembut menyelinap ke hidung. Interior kafe didominasi warna pastel. Dindingnya berpadu lembut antara biru muda dan krem susu, dihiasi lukisan-lukisan kecil dan rak gantung yg dipenuhi boneka mini.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

Pembalasan Dendam Sang Duda Kaya

“Astaga. Bagaimana bisa kafe yang hanya menjual minuman penuh pemanis buatan seperti ini terus beroperasi?” Sambil terus mengeluh, Ben melihat dekorasi dari kafe yang mereka masuki. Warna jingga dan cokelat menghiasi dinding, lengkap dengan gambar aneka menu minuman serta makanan penutup. Figur kelinci yang tampaknya merupakan maskot kafe ini berdiri tegap di dekat meja kasir. Tubuhnya dibalut apron layaknya seorang pelayan. Semua bagian itu membuat kafe ini terasa sangat feminin dan sedikit kekanak-kanakan.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
My ThesShit (Indonesian)

My ThesShit (Indonesian)

Karena memang sudah terlalu larut malam. Cafe dengan bangunan bekas container itu dibuat sedemikian rupa hingga terlihat sedikit aesthetic. Dengan cat berwarna putih, kursi dan meja berwarna coklat dan beberapa wallpaper yang menarik. Menunya juga cukup banyak, tertempel di depan meja kasir dengan tulisan yang besar sehingga bisa terlihat dengan mudah. "Lo mau pesan apa? Cemilannya sekalian juga boleh," ucap Jayden yang sudah berdiri di depan meja kasir.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
CEO Galak Itu Mantan Pacarku

CEO Galak Itu Mantan Pacarku

Tibalah hari ini, dimana sepasang calon pengantin itu turun dari mobil yang sudsh terpakir rapi dan melangkahkan kaki menuju pintu masuk cafe. Raya terpaku dibuat takjub dengan desain cafe itu. Tampak kecil dan sangat sederhana dari luar. Layaknya bangunan cafe di tepi pantai, hanya saja disain eksteriornya terlihat lebih hidup. Sebuah taman kecil disisi kiri saja, dengan bertabur batu-batu kerikil disekelilingnya. Sedangkan disisi kanan sebuah dinding kaca yang menampakkan bahwa ruangan didalamnya adalah dapur dari cafe tersebut. Tampak beberapa petugas dapur seperi koki maupun chef sedang berkutat disana.
5.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Pengkhianatan Hati: Terjebak Jeratan Cinta Terlarang

Pengkhianatan Hati: Terjebak Jeratan Cinta Terlarang

“Bantu aku untuk menyelesaikan mengecat dinding ini agar cepat selesai.” Dengan tersenyum Letichia mengambil kuas tersebut dan langsung membantu Geofrey. Mereka pun larut dalam pekerjaan tersebut, menjelang malam cafe itu telah berdiri dengan indah dan cantik. Gemerlap lampu membuat tempat itu sangat menarik. Geofrey dan Letichia duduk berdua di depan cafe mengagumi hasil kerja keras mereka. “Bukankah ini sangat cantik?” tanya Letichia.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

Membuat dirinya melupakan sejenak apa yang tengah terjadi di dalam hidupnya itu. Di tengah kota yang sibuk, sebuah kafe bernuansa modern menawarkan suasana yang berbeda. Ruangan itu dihiasi dengan perabotan yang elegan dan minimalis, dominasi warna hitam dan putih memberikan kesan yang chic dan kontemporer. Lampu gantung geometris menghiasi langit-langit, memberikan penerangan yang lembut namun cukup untuk menonjolkan setiap sudut ruangan.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
SISTEM HAREM : Penakluk Wanita

SISTEM HAREM : Penakluk Wanita

Di tengah hiruk pikuk ibu kota, terdapat sebuah kafe yang menjadi oase bagi para penikmat kopi. Kafe ini bernama "Caffeine Haven", sebuah tempat yang menawarkan kedamaian di tengah kebisingan kota. Dinding-dindingnya yang berwarna coklat hangat, dipenuhi dengan lukisan-lukisan abstrak yang menambah keunikan tempat ini. Cahaya lampu gantung yang temaram memberikan suasana yang nyaman dan hangat.
9.646.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN

DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN

"Kafe X." Livi mendongak guna melihat papan nama kafe yang didesain engan warna hitam dan putih. Kontras, tapi disitulah titik jualnya. Orang jadi mudah menemukan papan nama tersebut, di antara sekian banyak papan nama yang tersebar di sekitarnya. Istri Arch melangkah masuk, hatinya agak ragu. Pasalnya dia tidak tahu siapa yang menghubunginya. Dia penasaran, siapa orang itu.
1050.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Abang Tiri

Hasrat Cinta Abang Tiri

Terasa bernuansa lelaki dengan cat dinding abu-abu terang dan sebagian berwarna putih. Beberapa lukisan hewan terpajang artistik di dinding. Sebuah jam besar berbentuk bulat tegantung lekat dinding di atas bufet televisi. Serta sebuah kaligrafi besar juga tergantung di atas pintu salah satu kamar. Hanya itu saja hiasan di dindingnya. "Kamu capek apa tidak? Jika capek istirahatlah dulu di sana," ucap Faqih tiba-tiba. Sambil jari tangan menunjuk sebuah pintu di pojok ruang.
9.66.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

blub Aku pun kembali ke dapur melanjutkan membuat kopi untuk wanita baju putih yang sedang menunggu di depan warung, seperti yang dipesankan Ibu. Ku buka sachet kopi dan ku masukan ke atas gelas lalu air yang sudah mendidih ku masukan ke gelas berisi kopi, dan aku aduk supaya air dan kopinya tercampur.
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai lukisan dinding cafe hitam putih simple
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status