Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

suara Boon Me tergagap. “Betul Boon Me, lukisan di buat saat dia hamil dirimu, lihat lah perutnya yang dilukis agak buncit, dia saat itu sedang hamil 5 bulan, hamil dirimu!” sahut si nenek, yang langsung memberi hormat lukisan tersebut, hingga Boon Me ikut-ikutan beri hormat. “Nenek…benarkah saat ibuku hamil aku, usia beliau sudah 48 tahunan?” tanya Boon Me penasaran.
9.645.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
MARTIN AND BIANCA

MARTIN AND BIANCA

Sayangnya, Bianca masih belum siap jika harus melepaskan Martin saat ini. “Martin ingin membeli lukisan ini. Apa kau mengijinkan dia membawa lukisan ini? Mengingat lukisan ini adalah lukisan kesayangan kita berdua. Nenek merasa harus meminta ijin padamu.” Neneknya menunjuk sebuah lukisan besar yang terpampang di dinding. Itu adalah potret dirinya saat masih sangat kecil. Ia dan Martin sempat menyinggung tentang lukisan tersebut tadi.
109.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 295 Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
Rumah Kakek

Rumah Kakek

tanya om Agung padaku. “Inget banget! Itu salah satu area yang sangat aku takuti. Karena, walaupun sumur itu ditutup dengan papan kayu, namun dinding ruanganya terdapat ukiran berbentuk harimau berwarna kuning. Aku ingat sekali dan tak mau sekali pun masuk ke dalam ruangan itu,” jawabku seraya menggelengkan kepala. “Emangna, ngadenge sora naon, Gung?” tanya Ayahku ikut penasaran.
105.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 176 Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Sinar keemasan dari mentari pagi itu juga tampak menyeruak masuk melalui sela-sela atap dan dinding sebuah gubuk tua yang ada disebuah pulau tak berpenghuni. Di dalam gubuk tua itu tampak seorang nenek tua yang sedang meramu obat dengan tangannya, beberapa bahan alam terlihat dicampurnya lalu kemudian ditumbuknya. Saat sinar mentari menerpa wajah sinenek, astaga, ternyata wajah sinenek sangat jelek sekali. Berbagai bekas luka, panu, kadas, kurap dan sebangsanya terlihat banyak sekali diwajah dan tubuh sinenek.
9.5242.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 9.7K Beses bilang lukisan nenek tua
Ipakita ang mga Review (65)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Basahin ang Lahat ng Review
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

dia sedikit keberatan di sentuh Neneknya. Nenek begitu kuno dan tua sesuai usianya, lihatlah pakaiannya saja kebaya untuk atasan dan kain sebagai bawahan. Rambut Nenek juga si sanggul, mirip sekali dengan ibu kartini yang sering ada dalam lukisan pahlawan. Inilah isi pikiran Ayu, selalu merasa dirinya lebih unggul daripada orang lain dan dia suka sekali merendahkan orang lain padahal ayah dan ibunya selalu mengajarkan hal baik kepadanya dari kecil.
1014.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 294 Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
Dewa

Dewa

"Sate... sate... sate! Sepuluh ribu tiga, sepuluh ribu tiga," Nenek tua? Yang renta dan keriput? Yang sudah lemah dengan tulang yang saling menonjol itu? Masih kuat melangkah mengumpulkan kaisan logam untuk makan? Oh Tuhan! Pahit. Serunya. Selayaknya makhluk renta itu duduk manis di teras, menyeruput kopi hitam manis, sambil memerhatikan tawa cucu-cucu mereka. Bukannya malah menjalarkan langkah di atas tanah untuk mencari sesuap nasi, yang bisa digunakan sebagai sumbatan pencernaannya agar tidak kelaparan. Apa tak ada jaminan dari pemerintah di masa tua? Sungguh menderita negeriku. Gumam Dewa perih. Dia lalu melepas kameranya yang tadinya dikalungkan di lehernya. Satu kilatan blitz menyambar
9.97.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 272 Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
Cermin Dari Nenek

Cermin Dari Nenek

Lala merangkul lengan Neneknya. Ya, Lala merasa sedikit risau dengan Neneknya karena usianya yang sudah hampir 150 tahun, walaupun usianya sudah tua Neneknya tidak bungkuk sama sekali dan masih bisa berjalan normal walau agak lambat sedikit. "Ndak usah, Nenek ada Gui Yin yang merawat! Lagi pula Nenek ndak suka kota." Jawabnya tampa menoleh.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
Kesalahan Semalam: Manisnya Suami Triliuner!

Kesalahan Semalam: Manisnya Suami Triliuner!

Ia mendekat ke telinga Ellena, menggigit telinganya, dan berbisik, "Nenek benar-benar sangat menyukaimu. Aku belum pernah melihat Nenek begitu baik terhadap siapa pun selain aku." Ellena jelas tercengang. Matanya berkedip dan terlihat sedikit tersanjung. "Benarkah?" "Tentu saja," Hanzero mengangguk. "Kakak Tertua masih terhitung cucunya, tapi aku belum pernah melihat Nenek begitu menyukai Kakak seperti itu. Kata Nenek, Kakak Tertua selalu berwajah datar dan seperti lelaki tua berusia 50 atau 60 tahun di usia muda. Sedikit pun tidak disukai."
9.568.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Sosok wanita pengusaha seketika hilang bersamaan dengan perginya pasangan hidupnya. “Nenek suka melukis, ya?” tanya Melody saat melihat kanvas di taman belakang. “Dulu, Nenek memang pelukis dan bekerja di sebuah galeri seni.” “Oh ya?” Melody terbelalak mendengar fakta yang baru ia dengar. Teddy menunjuk lukisan halaman berumput dengan beberapa kijang berlarian di ruang keluarga. “Itu salah satu lukisan Mama.”
1083.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.1K Beses bilang lukisan nenek tua
Ipakita ang mga Review (43)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Kisah yg seru & lucu... Karakter Damian yg pendiam, tapi pemerhati ,& peduli selalu berusaha menyelesaikan persoalan dalam diam Melody , karakter yg ceria, mandiri, menyenangkan ekspresif Dan mereka bersatu dalam pernikahan yg tak direncanakan.. Akankah mereka bisa menghadapi semua rintangan?....
ida sari
dr awal baca sdh jatuh hati pada cerita nya,,suka sama karakter melody yg ga lemah,dia lebih ke pembuktian diri nya bisa bertahan meskipun dikhianati bahkan di tinggalkan sama calon suami nya ,, justru melody tetap kuat dan calon suami nya nyesel setelah kehilangan melody...
Basahin ang Lahat ng Review
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

puji Bhaskoro tulus. Ia bangkit dari sofanya, melangkah mendekat demi mengagumi cetakan potret lawas berwibawa tersebut dari jarak dekat. "Iya, dong... Tapi dasar kakekmu itu memang berdarah buaya darat sejati," dengus si nenek, mendadak melipat tangan di dada dengan raut wajah masam, mengingat kembali pengkhianatan suaminya puluhan tahun lalu.
1021.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 486 Beses bilang lukisan nenek tua
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status