Menikahi Teman Gadis Putraku
“Tidak apa-apa, Sayang, semua butuh waktu, biarkan pelan-pelan berlalu,’ terang Freya.
Suara klakson mobil terdengar, Freya juga Stela saling pandang keduanya langsung bangkit dari duduk. Berjalan ke arah ke arah ruang tamu. Nampak Mirza menggandeng lily memasuki pintu. Stela menelan saliva. Merasa was-was bercampur khawatir.
‘Haruskah aku menarik Lily untuk di bawa kabur saja?’ tanya Stela dalam benak. Dia menoleh ke arah Freya, wanita tersebut berdiri tanpa ekspresi. ‘Lily akan baik-baik saja, bukan,’ imbuhnya masih berbisik.
“Kau yang bernama Lily?” tanya Freya.
“Iya, Nyonya, saya Lily, apa kabar?” jawab Lily tanpa gugup, lebih terlihat percaya diri.
Bab Populer