Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Suasananya sederhana dan hangat. Restoran itu bernama Restoran Mabuk. Restoran ini memiliki berbagai jenis minuman beralkohol dengan harga sangat mahal. Namun, ada aturan aneh: jika seseorang mabuk di Restoran Mabuk, semua alkohol dan makanan yang ia konsumsi gratis. Akibatnya, biasanya ada dua jenis orang yang datang ke Restoran Mabuk: orang yang tidak peduli dengan harga alkohol, dan orang yang benar-benar kecanduan alkohol. “Restoran Mabuk.”
9.548.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
BENIH 2 MILIAR

BENIH 2 MILIAR

"Astaga Nindi, bisa-bisanya lo bahas tentang bisnis halal saat kita lagi ada di rumah bordil, terus hadep-hadepan sama minuman yang memabukkan." "Emang salah gue minta saran sama orang kayak elu." Aku mendengkus, lalu melipat tangan. "Nggak usah baper, Beib. Lagian lo ngajuin pertanyaan aneh, kek duit 1M beneran bisa datang dalam satu malam." "Beneran bisa. Tapi dengan segala konsekuensinya." "Serius? Emang ada yang nawarin? Nggak sangka, ternyata apem lo bisa seharga mobil mewah."
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai mabuk halal
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Dwrite
Hola, Ges. B2M tinggal enam part lagi, ya. Harusnya akhir Agustus udah tamat, cuma karena aku sempet sakit makanya ke-pending. (emot nangis) Kemungkinan akan langsung aku up keenamnya akhir minggu ini (bisa lebih cepet kalau nggak ada halangan) Jadi, mohon maaf kalau updatenya lama, ya. Alapyuuu.
Hida SuryanaNuryani
ending nya itu thor ... cakep tapi sakit hatiii pas tau nindi meninggal, di kira bahagia didunia trnyata di Alam yg berbeda tapi ada bahagianya jga karena nindi insyaa alloh mendapatkan kebahagiaan dan ketanangan abadi ... terimakasih thor... aku udah kek baca kisah nyata aja nih menghayati ny...
Baca Semua Ulasan
Nikah Yuk, Gus!

Nikah Yuk, Gus!

"Panjenengan nggak mabuk, kan?" "Siapa yang mabuk?" Abah Aziz telah berdiri di depan mereka, memandang dengan tatapan tajam. "Bukan apa-apa, Bah." "Mabuk itu perbuatan terlaknat, jauhi hal-hal yang merugikan fisik dan mengandung banyak madhorotnya! Allah melarang karena tidak ingin membuat hamba-Nya merugi. Itulah bukti Allah yang sangat mempedulikan hamba-hamba-Nya! Kalian cukup dewasa untuk memahami hal tersebut."
7.78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
Kontrak Benih Sang Kupu-kupu Malam

Kontrak Benih Sang Kupu-kupu Malam

Tanyaku. "Buka panti pijat plus-plus, misal." Jawabnya. Aku menatap datar lalu menoyor kepalanya setelah itu. "Oh, c' mon, beb, di zaman serba mahal ini, cuma perlaunte-an yang Menjanjikan. "Kalau yang halal,"ucapku ragu. " Halal?" Dia terbaahak setelahnya. "Astaga Alara, bisa-bisanya lo bahas bisnis halal saat kita lagi ada di rumah bordil, terus hadep-hadepan sama minuman yang memabukkan," cibirnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

tambah Mira sambil menyerahkan bucket kecil berisi sabun mandi wangi dan lilin aromaterapi bertuliskan “Mrs. Gunadhya to be.” “Gue bawa wine halal,” celetuk Reza, mengangkat botol minuman sparkling yang bersoda tapi aman untuk ibu hamil. “Karena kita semua akan pingsan kalau Aurelie sampe mabuk dan live TikTok malam ini.”
1039.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Sial, kenapa penyakit mabuk kapal ini tidak pernah sembuh, bahkan ketika pemuda itu telah menjadi seorang pendekar yang sangat kuat. "Ini adalah pengalaman pertamamu, Tuan Elang Api?" tanya Nenji, menoleh ke arah Lanting Beruga yang mulai tersandar pada bangku penumpang. "Tidak kuduga, kau memliki penyakit seperti ini, hahahaha!" "Apa kau memiliki jahe?" tanya Lanting Beruga, menepuk pundak Neji beberapa kali. "Tentu saja tidak, kami tidak menanam jahe di tempat seperti ini, bukankah tanaman itu hanya hidup di bumi selatan?"
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107.8K kali sebagai mabuk halal
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Suamiku Mualaf Kaya Raya

Suamiku Mualaf Kaya Raya

"Tentu saja tak ada daging ham di sini. Mama lupa jika mereka hanya mengkonsumsi makanan halal, bukankah tadi Mak Suryani sudah menjelaskannya pada mama?" "Yudha seorang mualaf, sudah tentu ia akan tak akan lagi menyentuh makanan yang tidak halal baginya." Denisa panjang lebar menjelaskan. Hera mengatup rapat bibirnya. Kelihatannya ia bisa mengerti penjelasan Denisa. Tak lama, bibirnya kembali bicara. "Apa kau bisa memberikan bantuan kecil pada mama?" "Bantuan seperti apa yang mama inginkan dariku? Jujur saja besok lusa izin aku sudah harus kembali ke Surabaya karena izin cutiku akan habis," Jawab Denisa sembari melipat keningnya.
8.2175.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
Perempuan Bersuami Dua (Mak Bayah)

Perempuan Bersuami Dua (Mak Bayah)

tanya Raya. “Saat pengobatan yang dilakukan Mak Bayah, memang setiap pasien laki-laki tidak boleh dulu menyentuh perempuan, begitu juga sebaliknya dan diminta untuk tidak memakan makanan yang pedas, meski lomboknya (cabai) hanya sebiji itu tidak boleh termasuk makan yang ada jeruk asamnya, semua itu pantangan yang tidak boleh dilanggar,” jawab Rizal.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

Ternyata Aku Tak Mengenal Suamiku

lanjutnya. Perempuan ini sepertinya sedang memancing statement dari Bik Halimah tentang kehamilan. Biasanya kan, orang tua langsung mengaitkan rujak dengan kehamilan. Wah, makin culas saja ini madu! Tapi sayang seribu sayang, Bik Halimah tidak menyambut harapannya. Wanita paruh baya itu malah melirik padaku dengan perasaan tak enak. "Rasa asam itu memang ampuh mengurangi mual kalo lagi masuk angin. Bibi juga sering bawa belimbing sayur kalau lagi naik mobil, biar nggak mabok," ujar Bik Halimah.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai mabuk halal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status