Wanita yang Menolak Lamaranku
"Kenapa harus malu? Aku ini ibumu, tidak masalah jika melihat tubuhmu, sedangkan Elang, dia sudah sah menjadi suamimu, dia sudah mengucapkan ijab qabul tadi sebagai pertanda kalau dia sudah halal melihat tubuhmu, bahkan lebih dari itu juga boleh, kamu lupa? Dan Ayya, dia ini adik iparmu, nggak apa-apa, kan, ayo buka saja!"
Bukannya menuruti perintah ibu, wanita yang kini sudah halal kusentuh itu malah menangis tersedu-sedu sehingga membuat ibu panik. "Ya Allah, pasti sakit banget, ya, sehingga kamu sampai nangis seperti ini? Atau jangan-jangan ini untuk pertama kalinya kamu mabuk? Ibu tahu mabuk kendaraan memang rasanya tidak karuan. Berkeringat dingin, kepala pusing, perut mual, campur aduk
Sikat na Kabanata