Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MADU CAP HALAL

MADU CAP HALAL

Tangan Marni begitu hangat sekali. "Pergilah Mas. Acara ijab kabulnya sebenatr lagi akan dimulai. Jangan sampai terlambat, jangan sampai mereka menunggu pengantin prianya, dan jangan sampai, Juragan murka karena kamu akan dianggap ingkar. Jangan mempermalukan Amira dan keluarganya," ucap Marni begitu tenang sekali. Sesekali Marni menarik cairan yang leleh dari lubang hidungnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

ucap Surya Yudha terbata diikuti batuk yang mengeluarkan gumpalan darah hitam. “Heh Den Bagus! Diem dulu napa!” bentak Gendon sambil menyodorkan cawan berisi cairan hijau pekat yang beraroma sangat menyengat. “Ini penawar paling pahit sejagat Majapura. Minum sekali teguk, kalau Den Bagus muntahin, Gendon bakal minta ke Guru buat nyeret Den Bagus pulang.
928.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai nge fly mabuk
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Baca Semua Ulasan
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

jawabkum "Mas Haris pulang dari rumah, Mbak, juga terlihat lesu, ibu pingsan dan Mas Haris terlihat kingkung, ada apa ini Mbak? Apa yang harus kulakukan?" "Kamu punya hape kan?" "Iya," jawabnya ragu. "Hubungi ambulance." "Buat apa?" Astaga, dia lemot atau apa? "Ya, buat bawa ibu ke rumah sakit dong, buat apa lagi?"
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Halalkan Aku Saat Hilal

Halalkan Aku Saat Hilal

Udah gak pakai sage lagi? [Mazaya : Apa deh gaje.] [081XXXXX : Saya ganggu kamu?] [Mazaya : Emmmm.. Iya, saya lagi sibuk.] [081XXXXX : Oh maaf saya ganggu kesibukan kamu.] [Mazaya : Iya sangat ganggu, jangkrik - jangkrik disini udah protes buat didengerin lagi.] [081XXXXX : Hahaha.. Jadi kamu lagi sibuk dengerin Jangkrik konser?]
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Forced to be Yours (Maid)

Forced to be Yours (Maid)

"Ntar kalau lu mabuk gimana?" Arkana menoleh sambil tersenyum santai. "Kan ada lu." Nayara membuang muka sambil menghembuskan napas kasar. Itu bukan jawaban yang ia harapkan. Tangannya langsung merebut ponsel milik Arkana yang terletak di meja. Arkana kaget. Alisnya berkerut. "Kenapa ambil hp aku?" Nayara mengetik cepat di ponsel Arkana dengan mata yang mulai terasa panas. "Mau nyari jasa cewek yang mau temenin cowok mabuk pulang." Sahutnya cepat.
240 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

Miya terus menangis terisak sambil menggenggam tangan Roni yang terasa sedikit hangat. "Mbak, tadi Mbak bilang Roni keracunan, ya? Jangan-jangan dia keracunan dari air minum yang diberikan pemuda semalam," kata Bayu, mengingat kejadian tadi malam. Dia sempat melihat Roni meneguk botol berisi air putih setelah pertarungan usai. "Apa kamu mengenal orangnya?" tanya Mbak Maya. "Tidak sih, Mbak. Hanya saja saya melihat sekilas wajahnya. Tidak terlalu saya perhatikan," jawab Bayu sambil mencoba mengingat wajah pemuda itu.
1058.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Mutasi Alam Liar

Mutasi Alam Liar

Meskipun penglihatan Budi sudah di atas rata-rata, sekarang dia cuma bisa melihat benda-benda yang jaraknya nggak lebih dari 7 sampai 8 meter saja. Perlahan, cairan berwarna kuning keruh mulai menggumpal di permukaan kaca jendela, lalu menetes pelan-pelan ke bawah, meninggalkan noda putih kekuningan yang sulit dihapus. Seekor nyamuk bermutasi sebesar kepalan tangan anak kecil terbang lewat di depan jendela, gerakannya goyang tak beraturan persis seperti orang mabuk atau pingsan. Nyamuk itu bergerak lambat dan sembarangan, sampai akhirnya menabrak kaca dengan keras lalu jatuh ke tanah.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Akibat Berzina Sebelum Menikah

Akibat Berzina Sebelum Menikah

omel mama. "Maaf ma, mama tahu sendiri kan kalau udah kumpul sama teman-teman hebohnya seperti apa," sahutku. "Ya sudah lebih baik kamu minum obat anti mabuk ini, jika kamu tidur seperti malah nggak bakalan mabuk lagi." Mama berkata sambil menyodorkan obat mungil berwarna pink padaku. Tanpa membantahnya aku langsung menerimanya dan meminumnya, setelah itu menyandarkan punggungku dan menutup mataku. Aku berharap tidur sepanjang jalan sehingga aku tidak akan mual lagi.
9.7149.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai nge fly mabuk
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Ika Wahyu Swastika Sari
semangat thor bikin ceritanya dan jgn lupa aq tungguin nih kbusukan alesha ih sma persis nih kayak ceritaku bedanya aq lbih punya segalanya dri suamiku mkanya disaat suamiku dibujuk untuk punya anak dri wanita lain. aq milih mundur dan suamiku g mau lah ninggalin aq apalagi smua fasilitas yg ada.
dewialfionita1212
kak tolonglah jangan siksa Amelia begitu, ada pakaian laki2 lain pula. aku takutnya Amelia hamil trus di fitnah kalo itu bukan anak damar, melainkan anak selingkuhnya. tolonglah kak otor, akhiri kebodohan Amelia.
Baca Semua Ulasan
Perginya Istriku

Perginya Istriku

Indri tak bisa membuka matanya lagi karena kepalanya terasa berputar-putar. "Aku akan mengantarmu, tenangkan dirimu. Apa kau ingin naik motor?" tawar Fabian. Ia paham betul jika seseorang mengalami mabuk kendaraan, ia hanya butuh relaksasi. Udara segar dan tidur nyenyak. "Tidak, Mas. Aku ingin Mas Ali saja yang menjemput. Tolong, hubungi dia!" Suara Indri masih terdengar lemah.
1047.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Nasib calon menantu salah alamat

Nasib calon menantu salah alamat

”katanya menunjuk obat anti mabuk kendaraan. Zia mengerutkan dahinya bingung,”Memang sejak kapan kamu mabuk kalau naik pesawat?”tanyanya heran. “Bukan untuk di pesawat.”jelas Nara,”Tapi untuk Nadira biar itu anak tidak main ponsel sepanjang malam.”jelasnya sambil menunjuk kata-kata pada kemasan obat yang dimaksud. “Efek samping bisa mengantuk.”kata Zia membaca tulisan yang ditunjuk Nara,”Kenapa kamu enggak sekalian minta resep obat penenang saja sama mas Arka?”usulnya heran.
9.928.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nge fly mabuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status