Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

"Ini air apa, Sar?" "Itu godokan akar alang-alang sama sedikit madu hutan. Kata Kakek, biar hawa panas di badan Mas cepat turun. Mas ini badannya panas sekali, kayak orang lagi demam tinggi tapi nggak berkeringat," jelas Sari sambil menyodorkan gelas itu ke bibirku. Aku meminumnya perlahan. Rasanya aneh, ada pahit yang tajam tapi diakhiri dengan rasa manis yang menenangkan. Saat Sari memegang gelas itu, jarinya sempat bersentuhan dengan tanganku.
1082.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Telunjuknya menunjuk ke arah tuas air. Mulutnya bergerak tanpa suara: *Nyalakan air panas, bodoh.* Citra yang gemetar antara kedinginan dan keinginan membunuh, merangkak susah payah. Dia memukul tombol PANAS sekuat tenaga. *Zzzt.* Uap panas menyembur. Sensor mendeteksi kehidupan. Kaca kembali menjadi putih susu dalam hitungan detik.
930 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

“Biar ada angin masuk, Yang. Mungkin bakal bantu biar nggak kepanasan.” Tapi, alih-alih merasa dingin, tubuh Dara justru semakin panas. Sebuah panas yang aneh, dalam, dan menggerogoti. Bukan panas dari suhu ruangan, tapi seperti api yang menyala dari dalam darahnya sendiri. Pikirannya mulai berkabut lebih parah, penglihatan sedikit buram. “Panas ... Mas ... Aku panas banget,” keluhnya, tangan dengan gerakan tidak terkendali mulai membuka kancing kemeja tidurnya, mencari sedikit kesejukan pada kulitnya yang terbakar.
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Istri Siri Tuan Pewaris

Istri Siri Tuan Pewaris

jelas Marcell singkat dan padat. “Madu gila? Apa itu?” Windraya menautkan alis karena tak mengerti. “Madu gila berasal dari wilayah Nepal. Penjualannya pun dalam pengawasan ketat. Entah bagaimana Bu Ranum bisa mendapatkan itu.” “Aku tidak yakin. Ranum memiliki akses yang sangat terbatas. Apalagi setelah hamil. Dia juga tidak pernah belanja online atau semacamnya,” bantah Windraya tak percaya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
MADU CAP HALAL

MADU CAP HALAL

Marni langsung berdiri dan keluar dari kamar lalu berjalan menuju sofa sambil membuka ponselnya kembali dan memainkan jari-jarinya dengan lincah diatas ponsel layar sentuh itu. Malam ini, aku biarkan Marni melakukan hal yang menjadi kesukaannya. Mungkin saja memang Marni masih kesal. Aku menikmati minuman hangat itu sendiri dan mulai melahap martabak manis yang kubeli tadi dijalan. Setelah menikmati beberapa potong martabak, aku lansung mengambil posisi untuk tidur karena besok pagi aku harus melanjutkan kativitasku sebagai guru seperti hari-hari biasanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Ia menganggapnya karena jeruk itu mungkin sudah terlalu lama diperas atau karena campuran madu hutan yang pekat. Rasa dinginnya sempat memberikan kesegaran sesaat di tenggorokan Baskara, meredam sedikit rasa panas yang membakar tubuhnya sejak tadi. Memang di siang itu, matahari Djakarta seolah berada tepat di atas ubun-ubun. Namun bagi Baskara, panas yang membakar kulitnya tidak ada apa-apanya dibandingkan gejolak aneh yang mulai merayap di dalam pembuluh darahnya.
1046.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Budak Cantik sang Raja Arogan

Budak Cantik sang Raja Arogan

Rasa panas entah efek Racun Gu Afrodisiak atau hasrat pribadinya, bekobar membakar perut bagian bawahnya. Biasanya tidak separah ini, kenapa mendadak terasa begitu panas? Lalu Zhen Ming teringat dupa pemberian Bibi Chen di ruangannya sore tadi. Bibi Chen pasti meletakkan sesuatu di dalam dupa!
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

​Adrian meraih pinggangku, menarikku hingga punggungku menempel sepenuhnya pada dadanya yang sangat panas. Begitu kulit kami bersentuhan, aku tersentak. Rasa panas yang intens merambat dari kulitnya ke dalam aliranku, menabrak denyut Mawar Hitam di bahuku. ​[Peringatan Sistem: Elemen Api Adrian Masuk Secara Agresif!] [Suhu Tubuh: 39.7°C. Status: Euphoria Tahap 1 Dimulai.]
623 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Parfum Pemikat Wanita

Parfum Pemikat Wanita

Bau madu jantan yang manis dan tajam memenuhi area palung. "Ular hitam? Lumbung padi kebakaran?" gumam Amang Jaka. Matanya menatap lurus ke luar kandang. "Itu mah bukan musibah biasa, Dru. Pertanda kalau orang yang pegang barang panas lagi kesulut emosinya. Siapa pun yang lagi megang pegangan di dekat sini, energinya pasti lagi meledak-ledak." Deg! Jantung Badru berdenyut kencang. Kulitnya terasa semakin panas.
1014.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Mas Ubay mengeluarkan sesuatu dari dalam kantong plastik yaitu martabak manis yang merupakan makanan favorit ibu serta nasi brongkos. Aku bergegas ke dapur untuk mengambil teh manis panas dan menyuguhkan untuk kami bertiga. Rasa hangat menjalar di tenggorokan setelah minum teh hangat itu dan rasa kantuk dan lelah seolah hilang seketika. "Teh panas memang cocok diminum di sini, ya, Bu. Penglihatanku langsung mak pyar ini." Mas Ubay meletakkan gelas yang sudah kosong karena ia minum hanya sekali tenggak saja.
18.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai madu panas dalam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status