Gairah Sahabatku
Sepanjang jalan Nozela menyalakan musik dengan kencang sambil ikut bernyanyi, hatinya sedang tidak baik-baik saja jadi dia butuh sesuatu untuk melampiaskannya.
"Walau tak ku pungkiri, sakitnya buatku hancur sekali." ucap Nozela menirukan lirik lagu yang sedang dia putar.
Matanya memerah, dadanya terasa sesak, kini dia merasa sendiri karena takada satupun orang yang bisa dia percaya lagi.
"Lo jahat Liam, lo lebih belain cewek lo yang manipulatif itu dari pada gue sahabat lo sendiri."