Towards You
Pucuk rambut Ken, dan juga anak-anak rambut Lidia yang menari indah karena terkena sapuan lembut angin pun seakan sangat mendukung kebersamaan mereka berdua malam ini.
“Dari sekian banyak tempat, kenapa kau ingin pergi ke kedai itu?” tanya Ken membuka pembicaraan yang selama beberapa waktu terakhir terjeda.
“Karena dekat,” jawab Lidia.
“Dekat?” tanya Ken lagi, karena merasa bingung dengan maksud dari jawaban Lidia tersebut.
“Ya, dekat. Dekat sekali dengan tempat tinggalku.”
“Benarkah?” tanya Ken terkejut. Padahal ia sering ke wilayah ini untuk membeli kacang rebus kesukaannya, tapi tak sekalipun ia pernah bertemu dengan Lidia sebelumnya.
Hot Chapters