Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
A Wish

A Wish

"Daripada di sini melamun terus kesurupan, mending Eneng duduk di kape itu." Kening Violet mengernyit, "Cafe maksudnya ya, Bu? Emangnya di sini ada cafe?" Si wanita mengangguk, "Ada. Itu dia," ujarnya sambil menunjuk sebuah gerai kecil yang tertutup oleh pintu kaca. Benar sih, tulisannya 'Café for a day'. Nama café yang unik, batin Violet berkata. "Kalau gitu cepet ke sana ya neng. Ibu tinggal dulu." pamit si wanita yang diangguki Violet.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Istri Palsu sang Milyarder

Istri Palsu sang Milyarder

Lena tertawa pelan melihat perubahan raut muka sahabatnya. "Emang kamu diterima di kafe mana sih?" bisik Lena setelah briefing selesai dan para karyawan mulai membuka toko. "Itu, kafe di jalan Sudirman depan galeri seni tempo dulu," sahut Vita sambil mendisplay sebuah heels berwarna merah. Lena tertegun mendengar jawaban Vita. Akhirnya ia menyadari sesuatu. Kemudian, ia tersenyum dan merasa lebih bahagia dari Vita.
9.836.3K viewsCompletedAdded to Library 798 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Presdir, Istri Sahmu Telah Kembali

Presdir, Istri Sahmu Telah Kembali

Dan ia hampir gila saat melihat kursi itu kosong hingga berlari sangat cepat. “Nggak papa. Kita ke kafe saja dulu.” Kafe itu berada di pinggir jalan. Masih sepi, hanya ada satu pengunjung. Marc memesan jus buah stroberi dan roti kismis untuk Sarah. “Kamu nggak makan?” “Nanti saja di rumah.” “Kamu mau lari lagi? Aku janji di sini saja. Kamu bisa melihatku dari jalur jogging.”
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 818 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Bidan Mima

Bidan Mima

Aku menyambut ucapan mama Eki. "Oh ya? Wah sama donk kita. Wah asik ya. Bisa kuliner bareng." Mama Eki terlihat antusias. "Iya tante. Mima punya cafe favorit di Tebet, sambal matahnya enak. Lumayan murah ada banyak varian di paketnya." "Waaah asik. Kapan-kapan kesana, ya. Eh iya, biasakan panggil Mama ya," jawabnya. "Iya Tante, eh Mama. Maaf belum terbiasa, jadi masih kagok," jawabku kikuk.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 174 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Perfect Partner

Perfect Partner

Ini bukan pertama kalinya ada pria yang meminta nomor ponsel nyonyanya, tapi seperti hari ini nyonyanya selalu menolak mereka semua. Maevea kembali menyesap kopinya, dia menikmati setiap teguknya. Setelah selesai wanita itu segera meninggalkan cafe di pinggiran kota yang nyaman dan tenang. Maevea sering mengunjungi cafe ini ketika dia masih lajang, dibandingkan dengan restoran mewah, Maevea lebih menyukai tempat seperti ini, tapi dia sendiri tidak bisa mengunjungi tempat seperti ini terlalu sering karena larangan dari ibunya yang mengharuskan dia bertingkah seperti sosialita kelas atas.
10122.9K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Cinta Berengseklicious

Cinta Berengseklicious

Mitha pun memberikan lokasinya lewat peta g****e yang kadang tepat, kadang tidak. *** Richi sedang nongkrong di cafe Steak Moen-Moen sendirian. Tempatnya memang sederetan dengan kosannya dan kosan Mitha. Hanya berkelang empat rumah dan satu warteg saja. "Mbak, Cappucino Latte satu lagi, ya!" kata Richi kepada Mbak-mbak cafe. "Oke, Pak." Sahut mbak-mbak itu ramah, demi kepuasan pelanggan.
109.7K viewsOngoingAdded to Library 289 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Teror Hantu Janda Muda

Teror Hantu Janda Muda

"Bukankah itu tindakan yang gila? Kalau kita datang ke cafe begitu, kita bisa dicap sebagai anak muda yang kurang bener." "Oi, Rio. Setahuku, cafe tempat Tante Marni bekerja itu bukan cafe remang-remang. Itu hanya cafe biasa yang menyediakan hiburan karaoke. Jadi, menurutku aman-aman aja kalau kita mau pergi ke sana," ucap Thomas. "Memangnya cafe mana, tuh?" tanya Sendy. "Cafe Dahlia. Kamu tahu, 'kan?"
106.4K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

jawab Delina. "Di lantai berapa cafenya ? apa nama cafenya? aku membawa oma ku ,tidak masalah kan?" tanya Liade kembali. "Oh tidak apa-apa, aku juga datang bersama seorang sahabatku. Nama cafe nya ***** , di lantai 3. Saat ini aku memakai jaket Hoodie warna ungu yah" papar Delina menjelaskan. "Baiklah , sampai jumpa ya. Mungkin sebentar lagi kita akan bertemu ,karena aku sudah berada di parkiran mobil" sahut Liade menjelaskan posisinya berada sekarang.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 592 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
I Can See You

I Can See You

Mereka melangkah dengan senyum merekah sembari tertawa sesekali karena candaan satu sama lain, di sepanjang trotoar menuju sebuah kafe. Itu kafe khusus yang menyediakan segala jenis makanan manis. Seperti cake, parfait, permen kapas, es krim, dan masih banyak jenis lainnya di sana. Letaknya sekitar lima belas meter dari tempat Rigel dan Sia tengah berjalan saat ini.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Hide kembali mengeluh saat melihat keadaan cafe yang cukup ramai. “Jika tahu seperti ini, aku akan memintamu untuk mengosongkan kafe ini.” Hide memandang sekitar dengan tidak nyaman. Kafe yang mereka masuki, adalah kafe yang bertema maid. Ini berarti akan ada pelayan dengan dandanan ala maid lolita—rok mengembang pendek berwarna-warni dengan dada ketat—yang mondar-mandir melayani pengunjung sambil berkedip genit. Ada juga yang sudah duduk di atas pangkuan pengunjung—baik pria maupun wanita.
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 568 Times as maid cafe terdekat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status