Biblioteca
Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

bantah Mira sambil menyilangkan kedua tangannya. "Hehehe ya iyalah," tawa Budi, Mira mencubit paha Budi sehingga Budi merasa kesakitan Sabrina tertawa melihat orang tuanya saling bercanda. Budi menggoda Mira agar tidak kesal lagi. Tapi Mira masih marah dan malas berbicara dengan Budi. "Ibu sama Bapak kayak anak kecil aja sih," ucap Sabrina tersenyum. "Tuh Bapakmu menyebalkan," kata Mira.
1010.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 367 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Simpanan!

Simpanan!

Mungkin putraku itu bingung. "Hello ... tak bisakah kalian nanti saja mengerumuni pemeran utama kita malam ini. Kasihan si Pak duda ini yang sedari tadi memegang kue, tapi diabaikan!" sindir Irene terlalu ceplas-ceplos. Laura dan Stevani tertawa. Aku menghampiri Mas Yoga yang tak jauh dariku. "Selamat ulang tahun Intan," ucapnya. Malam ini Mas Yoga tampak begitu tampan. Membuatku sedikit terpukau.
1032.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.1K veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
DIKHIANATI ADIK DAN CALON SUAMI

DIKHIANATI ADIK DAN CALON SUAMI

“Itu memang imitasi kok, bukan emas asli!” Tersenyum, Mas Farhan menanggapi ejekan mereka dengan santai seperti tanpa beban. Mungkin karena sudah banyak mendengar cerita tentang mereka dariku. “Kalaupun ini bukan emas asli, yang penting cintanya enggak ikut imitasi,” timpal Linda sembari melirik pada mereka yang tampak jengkel. “Buat aku yang penting kalau sudah di kasih jangan diminta lagi!”
1044.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.5K veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Ketika Mantan Istri Suamiku Kembali

Ketika Mantan Istri Suamiku Kembali

“Maaf, Ma! Saya tidak bermaksud berkata kasar pada Mama. Saya hanya tidak mau ucapan sindiran Mama akan meracuni pikiran Tasya. Tasya itu bukan anak kecil lagi. Dia sudah mulai memasuki usia remaja. Sangat gampang terpengaruh dengan hasutan. Saya tidak mau dia membenci saya karena kalimat sindiran Mama tentang saya! Saya menganggap Tasya itu putri pertama saya. Mama tak perlu ragu akan kasih sayang saya padanya. Saya mohon, ya, Ma!” “Ok, saya bilang cukup! Kita sudahi pembicaraan tentang itu!” Alina menghentak napas dengan kasar. “Baik, Ma. Terima kasih. Mama mau minum apa? Biar saya buatkan.” Alisya ikut duduk tak jauh dari ibu mertuanya. “Tidak usah, saya sudah kenyang dengan situasi ini!
1098.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 3.0K veces como majas sindiran ironi
Show Reviews (28)
Leer
+Biblioteca
Fitri
Ceritanya makin lama makin ga jelas. Kasian Alisya hidupnya dibuat sengsara terus. Dibuku yang sebelumnya dikira sudah hidup enak tapi sampai sekarang sengsara terus. Tamatin aja Kak ceritanya karena jadi tidak beraturan alur ceritanya.
Lisa Luciana
seperti ada bagian2 yg menguap ga jelas. seperty bodyguard yg ketemu an sama Dewa, gimana kelanjutannya. Video mesum sonya dan Fajar yg berhasil di dapat Raja, juga ga jelas ujungnya sampai sekarang Deva masih ga tau kenyataan sebenarnya. cerita lompat2 jadi ga jelas
Read All Reviews
Minta Mahar Jutaan Rupiah, Akhirnya Perawan Tua

Minta Mahar Jutaan Rupiah, Akhirnya Perawan Tua

sindir salah satu pengunjung rumah sakit. Bu Aida dan Om Parto terus melangkah, dia tidak menghiraukan sindiran netizen. "Pengantin baru, mesra amat. Kok mau iya sama pria tua yang sudah bau tanah," ledek ibu berbaju merah maroon. "Nggak apa-apa tua, yang penting hartanya. Kalau suaminya meninggal, dia lah yang menguasai semua hartanya," balas ibu berbaju ungu.
105.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 188 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Istri yang Tak Dinafkahi

Istri yang Tak Dinafkahi

“Maaf lho, Sin. Aku penasaran saja membayangkannya, karena yang biasa aku lihat dari pasangan yang mau menikah tuh pasti auranya ceria, senyum-senyum terus, atau minimal apa kek ... Yang aku lihat dari kalian justru datar-datar saja, macam kayak bos dan karyawan.” Sindy menggaruk-garuk kepalanya, ikut bingung. “Ya masa aku atau Pak Zayyan harus joget-joget di restoran sih, Nes?” Tawa Nesi meledak saat mendengar ucapan Sindy. “Selera humor kamu tinggi banget, aku sampai membayangkan betulan seandainya Pak Zayyan joget ...”
13.1K vistasEn pausaAñadido a la biblioteca 483 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Perkara Mahar Satu Miliar

Perkara Mahar Satu Miliar

sahut bapak menyindir calon mantu ibu yang katanya kaya itu. Ibu langsung mengatupkan kedua bibirnya usai mendengar kalimat sindiran bapak. Di sisi lain, Mas Feri terlihat menyembunyikan senyumnya. "Kalau gitu, saya permisi sekarang ya, Pak." Setelah ucapan Mas Feri, kami berdua pun salaman, termasuk sama ibu. "Hati-hati ya," ucap bapak. Kami mengangguk lalu mengucap salam.
1055.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.8K veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Because You Are Mine

Because You Are Mine

tanya Mbak Iren. “Aku khilaf, Mbak! Ini semua karena aku terlalu gemes sama dia. Dia terlalu cerewet!” “Khilaf-Khilaf apaan. Kamu emang sukanya main nyerocosin anak orang.” Iren mendengkus mendengar perkataan Badai. Perkataan konyol macam apa itu. Kata khilaf tidak akan pernah terjadi sama orang macam Badai. “Mbak ini sangat suka mojokin aku. Oke karena Mbak sudah tahu, jadi Mbak pulang sana,” usir Badai bangkit dari kasur.
9.92.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 71 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
TANGISAN DIBALIK JERUJI BESI

TANGISAN DIBALIK JERUJI BESI

candanya sambil melangkah mendekati Rendra yang tampak sibuk dengan laptopnya. "Keluar sana, abang sedang sibuk!" tukas Rendra mencoba menyembunyikan rasa tidak nyaman. Indri semakin mendekat dan menemukan fakta lucu. "Saking groginya, sampe-sampe laptop aja belum dinyalain, ya?" ejeknya yang membuatnya tertawa. Rendra tak bisa menyembunyikan kesal, "Pergi kamu dari ruangan abang, sekarang!" ***
101.6K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 59 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Terjebak Pernikahan Tak Diinginkan

Terjebak Pernikahan Tak Diinginkan

Ujar papah Andrew. Ehh kan? Author sendiri yang jadi bingung. Ada dua makna susu yang di fikirkan dengan konteks yang berbeda, sudahlah. Samira saja tidak ambil pusing. "Mir, dia mainnya kasar gak? Kayanya posesif banget tuh, masa kamu tidur sama Mami aja pake protes segala. " Sindir Mami Maya pada Samira seraya melirik anaknya sekilas dengan bibir yang di melengkungkan khas ketika ibu-ibu menyindir.
104.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 130 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status