Biblioteca
Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
BERUANG GUNUNG ALTAY

BERUANG GUNUNG ALTAY

“Selingkuh kok balas-balasan?” “Yang rugi Raka.” “Kok rugi?" protes Maysha. "Memangnya teman aku kurang cakep apa?” “Ibarat barang si Lola masih mulus, jarang dipakai.” “Brengsek,” maki Inara. “Memangnya aku mobil apa?” “Ada yang lebih rugi, tahu gak?” sambar Kirei. “Siapa?” “Si Firman. Ustadz dapat bekas buaya."
108.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 311 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

Ash tertawa sambil menghirup aroma sabun citrus segar dari lengan Mae. “Tidak harus marah setiap saat, tapi jangan tersenyum semanis itu saat aku tidak siap. Rasanya curang,” keluh Mae. “Curang bagaimana?” Ash mengernyit. “Curang karena aku tidak akan bisa berpikir sehat setelahnya.” Ash terkekeh. “Oke, setelah ini aku akan berhati-hati agar kau tidak nekat lagi.” “Nekat apa? Memang aku melakukan apa?” Ganti Mae yang tidak paham.
1033.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 777 veces como majas sindiran ironi
Show Reviews (20)
Leer
+Biblioteca
Sierra
so far belom ada yg bisa gantiin ka ai sbg author terfavorit karna ceritanya itu ga bosenin, tiap novel temanya selalu beda dan alurnya selalu bikin candu buat baca terus. plus yg paling aku suka yaitu tidak ada pembunuhan karakter perempuan seperti kebanyakan novel lain yg pasrah2 aja ditindas wkwk
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Read All Reviews
Istri Muda Tuan Sadis

Istri Muda Tuan Sadis

Jika bisa digambarkan, wajah Mada tampak seperti gambaran tokoh Joker yang licik namun berusaha menampilkan kesan jenaka. “Kamu harus setuju untuk tidak melibatkanku, jika kamu penasaran dengan rencana itu,” ujar Mada. “Bagaimana? Setuju?” “Dasar licik … “ umpat Dona terang-terangan di depan wajah Mada. “Kamu ingin menyerahkan segala masalah padaku, hah?”
78.4K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 192 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Bangkitnya Istri yang Terbuang

Bangkitnya Istri yang Terbuang

Seutas senyum miring tergambar di bibir Indira. "Heh." Indira tersenyum sinis, "Pantas ular berbisa di depan tak terlihat, ternyata kamu buta. Bangkai sebegitu busuknya pun kamu gak bisa mencium? Bahkan saya tidak tahu sebenarnya kamu itu polos atau bodoh." Dengan berapi-api Indira mengungkapkan kekesalan hatinya. Mendengar dirinya dihina oleh Indira, Mega merasa tak terima. Wanita itu hendak menjambak rambut Indira, tetapi langsung ditangkis oleh Dian.
1053.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.6K veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Menjadi Istri Muda Mas Gani

Menjadi Istri Muda Mas Gani

sindir Sarah dengan nada sinis. “Kita kan memang orang, Mba. Memangnya, kita ini hewan?” tanya Maura tak tersinggung sedikit pun dengan sindiran Sarah itu. Sarah tentu saja langsung menjadi kesal dengan ucapan Maura tadi. Niat hatinya ingin membuat Maura yang kesal dan malu, akan tetapi kini justru semua itu berbalik pada dirinya sendiri. “Kamu nggak merasa kalau itu sindiran untuk kamu?” tanya Sarah lagi dengan sinis.
1013.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 292 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Status Janda Untuk Istriku

Status Janda Untuk Istriku

"Satu kata lagi lo hina istri gue, gue pastiin proyek lo di Surabaya batal hari ini juga." Mata Bryan membelalak. "Kei, santai! Gue cuma bercanda. Baperan amat lo semenjak nikah." "Bercanda lo nggak lucu. Istri gue diam karena dia punya adab. Dia bicara seperlunya, nggak kayak lo yang mulutnya bocor kayak knalpot rusak," balas Keinan tajam. Suasana meja makan menegang. Oma Larasati justru tersenyum tipis, senang melihat Keinan begitu protektif.
1.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 25 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Tanya Irishena tidak sabar. "B aja," tutur Azerus bohong. Ia sengaja berbohong. Tidak ingin istrinya Gr. Sifatnya yang ini sempurna diwariskan kepada Amaz. "Masasi. Tadi aku cicipi enak kok," ucap Irishena. "Ini enak kok. Serius," puji Azerus akhirnya. "Serius." desak Irishena. "Ah dasar mama ini. Di bilang enggak enak kesal, giliran puji malah enggak percaya. Maunya apa sih?" Ungkap Azerus kesal.
1010.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 266 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
BOS & HIS SECRETARY

BOS & HIS SECRETARY

"Ngapain? Bukannya sekarang udah banyak fansnya, ya? Btw, selamat ya bentar lagi jadi calon Nyonya Muda Maghani, Moira." Moira sama sekali tidak menghapus senyum di bibirnya saat menghadapi sindiran tajam yang datang dari Irish, meski matanya tidak bisa menyembunyikan kesedihan setelah mendengar kata-kata Irish. "Kak, aku bisa jelasin semuanya. Ini enggak seperti yang Kakak pikirkan."
106.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 206 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Kupinang Kau Walau Tak Berayah

Kupinang Kau Walau Tak Berayah

Hati Maira yang baru saja tertawa melihat tingkah adiknya kini harus tersulut emosi lagi karena abangnya. 'Mulut pedasnya itu! Ah! Tapi apa salahnya? Dia mengatakan hal yang benar kan? Memang aku ini hanya penjual cilok. Sabar, Mai! Kenapa harus tersinggung coba?' Dalam kepalanya yang masih menunduk, Maira mencoba menjerang senyumnya meski sulit untuk menguatkan hatinya. "Mas Radit gak boleh gitu! Meskipun ia penjual cilok, tapi cantik kan?" ujar Feni untuk mencairkan ketegangan yang semakin menguar.
1.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 59 veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

jawab Ima menanggapi sindiran ibunya untuku. "Ada loh orang sok kaya tapi norak! Mereka norak karena sadar sedikit mampu di bawah nebeng ha ha ha." Ibuku tak mau kalah. Sindiran juga dilontarkan bentuk melawan mereka. "Iri bilang, Bos! Ha ha ha," lawan Ima sambil tertawa besar. "Namanya bos ya tetap bos, mana ada bos di bawah, tumben otaknya jalan ha ha ha," balas ibu lagi.
1073.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.0K veces como majas sindiran ironi
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status