Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan
Seperti adegan saat ini, Fadil harus mengambil gambar dalam jarak jauh dengan kamera fokus agar hasilnya bagus, dia sudah seperti paparazi saja.
"Em, mau makan apa?" tanya Diaz setalah mengambil buku menu di restauran Sunda yang dia datangi, sebuah pondok bambu dengan duduk yang lesehan.
"Wah, menunya enak-enak. Makanan begini yang ku suka. pesan nasi liwet dengan ikan bakar saja."
"Oke, saya juga sama ya, Kang. Jangan lupa minumnya es lemon tea dua."
"Baik, Pak. Tunggu sebentar," jawab pelayan tadi segera mencatat pesanan Mutia dan Diaz.