Hati Yang Terpilih
Dapat dibayangkan bagaimana senangnya mereka nanti melihat menu favorit mereka.
Nazwa yang terlebih dahulu sampai ke meja makan berseru senang. “Masya Allah, Ambu. Gurame asam manis … Terima kasih Ambu, sudah repot menyiapkan untuk Nazwa,” tuturnya haru.
Ambu tersenyum mendengarnya. “Ambu ngga repot, Kok. Sudah, duduk,” perintahnya.
Sementara Razky yang datang kemudian hanya tersenyum melihat sayur asem dan bakwan jagung kesukaannya menjadi menu makannya siang ini. “Terima kasih, Ambu,” ucapnya.