Mendadak Talak
"Begitulah manusia. Hanya melihat luaran saja. Kita tidak tahu mungkin di dalamnya mereka sedang menyimpan banyak masalah."
Teratai merapatkan badannya. "Kamu tahu sejarah percintaan Wahda dengan Bagus?"
Sanad memajukan wajahnya, sehingga Teratai termundur. "Kamu mulai belajar ngerumpi?"
Teratai memasang wajah manyun. Ia menyandarkan punggungnya. "Kamu tau, pekerjaanku dari kecil harus sering menganalisis arah mata angin, mencoba mereka cuaca esok hari dengan melihat bintang dan setiap perubahan. Kalau hanya mengandalkan sumberdayanya, mungkin sampai sekarang aku masih diam di danau. Repotnya, kebiasaan itu terbawa ke suatu yang bukan urusanku. Namun, apa salahnya aku belajar dari pengalaman
Bab Populer