Wanita Matre Juga Punya Batas
Di tengah perjalanan menuju gedung pernikahan, telepon dari mantan istri tunanganku masuk. Tangis perempuan itu terdengar histeris dari seberang.
"Andrew, kondisi si kecil kambuh lagi. Dia manggilin papanya terus."
Ini sudah ketiga kalinya.
Setiap kali kami hendak menikah, putranya selalu mengalami gejala psikosomatis.
Andrew Gutama menatapku dengan ragu, seolah menungguku mengambil keputusan. Aku mengangguk pelan.
"Aku turun saja. Pergilah."
Dia menggenggam tanganku, matanya dipenuhi rasa terima kasih.
“Celine, maafin aku. Aku akan tebus semuanya buat kamu."
Begitu turun dari mobil dan belum sempat berdiri dengan tegak, dia sudah memerintahkan mobil pengantin untuk berbalik arah.
Dengan gau