(BUKAN) Duda Biasa
“Emangnya kamu mau ngapain? Besok aja kamu tinggal duduk di prosesi ijab kabul, siangnya duduk di kursi pelaminan. Tenang aja, tamunya gak banyak kok, jadi kita gak akan berdiri lama-lama buat salaman sama tamu.”
Alma membuang muka dari Adam, ia berusaha mengatur nafasnya yang sesak karena adanya pernikahan ini terasa buru-buru dan dadakan sekali. Kalau benar besok acara pernikahannya, ia tidak akan memiliki waktu untuk foto prewedding dan menggelar bridal shower dengan sahabat-sahabatnya.
“Adam, ajak Alma ngobrol berdua dulu gih.” pinta tante Asry, mama Adam.
Hot Chapters