Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

aku memanggil Zain yang sedang asik menonton TV. Dia melihat kearahku langsung saja mengulurkan kedua tangannya. “Kangen sama Mami ya?” ucap Mama yang membuat bola mata Gista hampir keluar. “Mama!” tegurku. Sementara tersangkanya memasang wajah polos. “Kenapa? Ada yang salah?” “Kok ‘Mami’?” saut Gista cepat. Aku mengambil Zain membawanya ke dalam gendonganku. Dia tersenyum lebar, sangat tampan dan menggemaskan. “Jangan di dengarkan! Mama suka ngasal kalau bicara.”
1025.7K viewsCompletedAdded to Library 926 Times as mama girang
Read
+Library
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

"Yang gurih-gurihnya cuma ini aja Ma?" "Pesanannya cuma itu," sahut Mama, mengoper pisang goreng yang masih panas. Wanginya mantul sekali. "Ditata yang rapi, masukkan tisu juga ke dalam Shea. Baru juga nggak pulang beberapa bulan, udah lupa gimana nyusun pesanan?" tanya beliau sadis. Shea meringis. "Buahnya masuk juga?"
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as mama girang
Show Reviews (18)
Read
+Library
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Read All Reviews
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

kata Asa dengan enteng. “Ngomongin kamu.” Athalia lanjut memotong buah mangga yang sudah selesai ia kupas dan menaruhnya di atas piring. “Mama nanya soal bikini yang dikasih buat ke Bali kemarin.” “Oh, itu dibeliin Mama semua?” “Iya.” Asa beralih pada Padma yang sedang sibuk menahan senyum gelinya. “Makasih buat bikininya, Ma, bagus. Aku suka.”
4.9K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as mama girang
Read
+Library
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

“Mama nggak mungkin bohong!” *****
9.8135.0K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as mama girang
Read
+Library
Adik Ipar Pengganti Istri

Adik Ipar Pengganti Istri

Mama Tania sejak tadi tak berhenti menceritakan tentang Gibran. Beberapa kali Zahra tertawa mendengar cerita itu. Dia tak segan menunjukkan ekspresi geli, senang, dan sedih dari cerita Mama Tania. Zahra benar-benar tidak malu menunjukkan ekspresi wajahnya. “Benaran, Ma?” tanya Zahra tak percaya saat mendengar Mama Tania mengatakan Gibran itu geli dengan buah rambutan. Mama Tania mengangguk. “Beneran, Sayang. Bahkan Gibran bisa heboh kalau Papa mertua kamu mulai jahil dengan melempar buah itu.”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as mama girang
Read
+Library
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Apalagi tatapan mata Mama sangat tajam ke arahku. “Riri, malam sekali pulangnya?” Nada bicara Mama terdengar seperti orang yang kurang senang. Wanita 66 tahun yang rambut berubannya terlihat agak berantakan tersebut kini memicingkan mata ke arahku.
10119.8K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as mama girang
Read
+Library
Mama Muda

Mama Muda

"Tetap aja bik, Elang nggak suka. Apalagi masih muda banget gitu. Terus, Elang mau panggil dia apa? Mama? Kakak? Apa Tante sekalian?" "Ya... Panggil mama dong, den." Bi Inah menjawabnya dengan tersenyum. "Udah deh bik, jangan ngomong wanita itu lagi, ntar jadi hilang selera makan Elang. Betewe, papa mana bik? Kok nggak kelihatan?" "Tuan kerja, den."
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 860 Times as mama girang
Read
+Library
Perbaiki Hidup Mama!

Perbaiki Hidup Mama!

Dia sudah bertahun-tahun menjadi wanita karir yang sekaligus merangkap jadi tulang punggung keluarga berusia dua puluh delapan tahun, kemudian mati dan berpindah tubuh menjadi Mama nya sendiri. Tetapi pagi ini Liza disibukkan untuk memilah-milah lajur mana yang harus aku ambil untuk menaklukan kehidupan Mama ini. Sebab siapa sangka kalau ternyata selama ini dia memiliki seorang kakak laki-laki-paman. Liza-Rani yang dulu hampir belum pernah datang ke rumah keluarga Mama atau Papa, tetapi cukup sering bermain ke rumah Ayah. Mungkin dulu beberapa kali pernah saat bayi, ketika Liza masih gadis kecil nan lugu, yang belum bisa mengingat banyak hal.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as mama girang
Read
+Library
Perawan Rasa Janda

Perawan Rasa Janda

Ghana dan Ghara kemudian malah menyentuh cambang di rahangku dengan gemas dengan sepasang tangan mungil mereka. “Kenapa Om Ganteng cuma menciumi kami saja? Mama juga dicium Om biar Mama ikut kegelian.” Mala sontak membeliakkan matanya lebar ke arah mereka. Semburat merah sudah terlihat di wajah indahnya. Jelas dia menjadi malu sekarang. Sikapnya yang menggemaskan seperti ini malah membuatku malah sangat ingin menggodanya. “Iya kalian benar, aku akan mencium Mama sekarang, kalian pegangi ya biar Mama nggak menghindar.”
1038.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as mama girang
Read
+Library
GREET'S WILDEST DREAM

GREET'S WILDEST DREAM

Aku memasang wajah cemberut, setengah kikuk setengah protes dengan pemikiran Mama. Mama menarik Greet menjauh, wanitaku itu menangkup pipinya sambil mendengar ocehan Mama. Aku mengulum senyum, dan juga menahan gairahku yang menonjol jelas dibagian bawah perutku. "Greet, kamu jangan mau di ubek-ubek sama Tristian ... Sembarangan aja anak orang main dicium-cium gitu! Nanti Mama kasih pelajaran ...."
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 524 Times as mama girang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status