TAK INGIN BERCERAI
Terlihat Mama mengetik kembali, mungkin dia mengira Mas Galih yang membuka pesannya.
[Lih.. maafkan Mama. Kamu jangan gegabah, biarkan saja semuanya berjalan sebagaimana biasanya, ya Nak! Kamu turuti saja apa yang dikatakan Papa, jangan pernah membantah!] tulisnya lagi, emotikon sedih berjejer dua diakhir pesan.