MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU
Terlihat, seorang laki-laki dengan setelan jas hitam dipadu berwarna putih duduk sembari fokus menatap layar laptop yang ada di hadapannya.
“Permisi, Pak, saya Amira bermaksud ingin melamar pekerjaan di perusahaan ini. Ini map cokelat berisikan CV saya. Mohon dibaca. Semoga aja bisa diterima di perusahaan ini,” ujarku padanya, lalu menyerahkan map cokelat itu di meja kerja.
“Baik. Silahkan duduk.” Dia mempersilahkan aku duduk.
“Terima kasih, Pak.” Aku melempar senyum. Lalu, dibalas senyuman olehnya.