Bukan Sopir Biasa
Sosok itu tak datang sendiri, tapi bertiga dan dengan penampilan yang beda dari biasanya.
‘Mas Bagas? Itu beneran Mas Bagas, kan? Kok hari ini dia beda ya penampilannya? Dia tumben pakai setelan kerja dan pakai dasi pula. Kayak seorang bos, atau minimal seorang manager. Terus dia masuk ke ruangan privat, yang sudah pasti sewanya cukup mahal. Siapa dia sebenarnya? Terus salah satu lelaki yang datang sama dia, seorang bule. Apa itu yang namanya Marco, yang diajak ngomong pake bahasa Perancis? Mas Bagas bikin aku penasaran. Coba aku kirim pesan ah ke dia,’ ucap Armila dalam hari dengan perasaan penuh curiga pada Bagas.
Armila lalu segera mengetikkan sebuah pesan untuk Bagas.
Hot Chapters