Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Bukan senyum bahagia, tapi senyum getir yang menyiratkan kekuatan—seorang perempuan yang bersiap menghadapi badai, sambil melindungi cahaya kecil yang kini tumbuh di dalam dirinya. Hanum turun dari mobil di depan rumah sederhana milik Aini. Angin desa menyapu lembut rambutnya yang tergerai, menenangkan tapi juga membuat perasaannya makin sesak. Karena ia datang membawa kabar tidak mengenakkan. Pintu rumah terbuka sebelum Hanum sempat mengetuk. “Num!” suara Aini terdengar lega. “Bagaimana, Num? Ketemu dengan Dina? Apa dia baik-baik saja?”
1032.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 832 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

Dari Pacar Sewaan, Berakhir di Pelaminan

POV AKHTARA “Ainun, ini calon Abi barumu. Namanya Abi Akhtara. Kamu bisa panggil Abi Tara,” ucap Humaira pada putrinya, Ainun. Gadis cilik berusia sepuluh tahun dengan mengenakan gamis dan hijab itu kemudian diperkenankan Humaira untuk mencium punggung tanganku. Itu karena Ainun masih belum baligh. Saat ini, aku, Humaira, Ainun, dan Ustad Rasyid sedang berkumpul bersama di ruang tamu rumah Humaira.
9.769.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.8K fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
Wanita Barbar Sang Ustaz

Wanita Barbar Sang Ustaz

Ketika Aynur bercermin di depan meja rias, ia melihat secarik kertas yang disematkan di pojok atas cermin. 'Aku shalat magrib di masjid dekat hotel' Aynur tertawa geli. "Apa gunanya gadget kalau masih pake beginian!"gumamnya. Aynur lantas mengeringkan rambutnya dengan hairdryer lalu menyisirnya. Ponselnya berdering. Tertera nama Mbak Rahma pada layar. "Nur, jam setengah tujuh makanan di hotel sudah siap, jangan lupa ajak suamimu ke bawah untuk makan."
2.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 79 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Bab 58. Nasib Malang Ainun POV Ainun ___ "Al-Anbiya ayat 89." Aku menjawab sedikit ketus. Bisa-bisanya Alia menanyakan hal itu padahal dia juga sudah lama tahu karena kami belajar bersama. Sementara tadi kan aku emang lupa dengan amalan itu. Aku harus mengamalkan, tetapi berpikir lagi bagaimana cara mengambil debu. Jika cara itu berhasil, ditambah doa pada Tuhan agar dijodohkan dengan Nizar ... tunggu, masihkah aku mencintai Nizar?
106.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 160 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
PACAR ABANGKU SAKIT JIWA

PACAR ABANGKU SAKIT JIWA

Hal terakhir yang kudengar seminggu lalu, Kak Laura mulai membaik. "Halo Assalamu'alaikum Mbak Nurul!" Di seberang, wajah lembut Mbak Nurul tersenyum melihatku. Dia adalah salah satu wanita paling tulus yang pernah ku kenal. Terlepas dari dia bekerja untuk Mas Arfan, Mbak Nurul memang penuh kasih sayang. Hatinya hangat seperti mentari pagi hari. "Waalaikumsalam Winda. Kamu sehat kan?"
9.821.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 625 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Tak sengaja, teman sebangku nya mendengarkan kata-kata Aini. "Assalamualaikum, siapa nama Mu?" ucap gadis yang sepertinya berumur sebayaan dengan Aini, gadis itu memakai jilbab berwarna merah maroon senada dengan gamisnya. Kelihatan tomboi, namun pakaian nya menandakan bahwa Ia feminim. "Waalaikumsalam, nama ku Aini, Aini Halwa." jawab Aini masih menunjukkan wajah kesal.
103.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 122 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Karim itu tinggalkan. Wanita yang menggunakan niqab yang telah basah oleh air mata itu, memundurkan duduknya yang langsung dipeluk Aina sehingga bersejajar bersama orang-orang yang tengah membacakan ayat suci Al-Qur'an dengan khusu' dalam isakan pilu. 🍁🍁🍁
108.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 319 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

"Tubub Aini basah kuyup. Untung, pakaiannya sedikit tebal hingga tidak terlalu nampak lekuk tubuhnya. Gadis itu akhirnya menyerah! ia mendekati Reyhan dan memeluk Reyhan erat. Mereka saling menumpahkan beban satu sama lain. Di ufuk barat. Senja telah tenggelam. Bersisa mega merah di beberapa sudut. Ombak sedikit tenang, dan angin pun mulai memudar. Suasana berubah hening menunggu magrib menyapa. Aini dan Reyhan melangkah meninggalkan pantai untuk kembali ke rumah Reyhan di sebrang jalan. Keduanya diam sampai usai melakukan sholat magrib hanya berkata satu-satu "Ain... Kita makan dulu, yuk? nanti kamu sakit," ucap Reyhan mendatangi Aini sedang memandang bulan dari balik jendela rumah Reyhan
105.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 227 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
MADU UNTUK ALINA

MADU UNTUK ALINA

Bukankah setiap wanita ingin menjadi ibu? Alina beristighfar berkali-kali karena pikiran buruknya telah membuat wanita itu kufur akan nikmat Allah. Digenggamnya tasbih putih hadiah ulang tahun Alina bulan lalu, dari sang suami. Diciumnya tasbih wangi dalam genggaman jemarinya yang putih. "Neng Alin," panggilan dari Zahwa membuat Alina sedikit terperanjat. Buru-buru Alina mengusap air matanya yang sejak tadi mengalir deras.
103.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 98 fois en tant que marhaban ya nurul aini
Read
+Librairie
Dernier
123456
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status