Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MARTIN AND BIANCA

MARTIN AND BIANCA

Ketus Bianca. “Tidak ada orang gila setampan diriku, Bee.” Martin mendesah. Sepertinya Bianca memang tidak suka kehidupannya diganggu oleh orang lain. Bianca terbiasa menyimpan perasaannya sendiri, gadis itu tidak terbiasa berbagi apa pun dengan orang-orang di sekitarnya sehingga Martin bisa menyimpulkan kalau saat ini Bianca merasa terusik karena kehadirannya. “Kalau pun ada, para gadis pasti rela ikut menjadi gila hanya untuk bersamaku.”
109.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai marquez garcia
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan Sang Mafia

Gadis Kesayangan Sang Mafia

Sejenak berpikir, ia akhirnya mengingat siapa gadis yang berdiri kaku seperti patung itu. “Ah, ya.” “Aku ingin bicara sebentar.” Bella akhirnya menarik Damian mundur, agak jauh dari kerumunan orang-orang yang berkumpul. “Ada apa, Sayang?” “Apa kau kenal pria yang membeli wanita itu?” Damian melirik ke arah meja dan mengangguk. “Ya. Dia adalah Tuan Marquez, pebisnis Tequila. Tapi kami tidak akrab, hanya pernah saling sapa di beberapa pertemuan.”
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai marquez garcia
Baca
+Pustaka
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Padahal efeknya sudah hampir hilang karena obat penawaran segala racun yang dikonsumsinya. "Tuan Lazcano," panggil kolega bisnisnya. Sepertinya ia hanya memastikan apakah obat mereka bekerja, karena Arsen sengaja tidak mengeluarkan suara sedikitpun. " Apa Anda baik-baik saja?" lanjutnya. Pria berumur 40 tahun, bernama Marquez Aillergo yang merupakan seorang pemilik perusahaan dari Kanada. Ia menawarkan kerja sama untuk pembangunan sebuah resort di Kanada. Penawarannya cukup menggiurkan, namun ternyata ia memiliki maksud dan tujuan yang lain.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai marquez garcia
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Mereka berdua tak berani menyerang Joe. Joe menggaruk kepalanya yang tak gatal sambil cengar-cengir. Dia terkenal sebagai murid yang dingin dan pendiam di kelas. Namun siswa yang bernama lengkap Joe Grambell itu juga terkenal sangat cerdas dan menduduki peringkat 1 di semester 1 kemarin. “Yah... sebenarnya tadi aku juga tidak ingin ikut campur urusanmu, Tang. Namun sepertinya kau yang terlebih dahulu mengganggu waktu membacaku,” jawab Joe dengan tenang namun mengintimidasi.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai marquez garcia
Baca
+Pustaka
Jerat Casanova Insaf

Jerat Casanova Insaf

ujarnya saat mencari pematik api di laci dashboard nya. Sakti memutar balik mobilnya, masuk ke kawasan perkantoran yang terdiri dari ruko-ruko, matanya tertuju pada salah satu minimarket di depan sana. Memarkirkan mobilnya, lelaki penuh kharisma itu turun dengan satu tangan berada di saku celananya. "Selamat datang di indomarvel," sapa gadis penjaga kasir saat Sakti membuka pintu minimarket itu.
1059.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai marquez garcia
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Anies
TAMAT dan akhrinya sampai juga di penghujung cerita manis ini, terima kasih kak chida sayang.. sakti gendis akhirnya happy ending juga, cerita yang luar biasa dari author kesayangan. terima kasih sekali lagi, sukses selalu kak chida di tunggu karya² berikutnya
Ayu Claa
Happy ending.... Akhir cerita yang manis, semanis nama pemeran utama wanitanya Gendis.hehe... Makasih kak Chida sudah menghibur kita dengan kisah² manisnya Gendis dan Sakti, sukses dan sehat selalu, di tunggu karya selanjutnya. Emuuuuuuaaach.... peluk cium dari Kadiri kota tahu?!!hihi,
Baca Semua Ulasan
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

Omar membuka jendela dan membiarkan Fatma untuk mengedarkan pandangan dengan bebas untuk menikmati pemandangan Kota Barcelona sejenak sebelum nantinya akan melanjutkan perjalanan ke Paris. Fatma tertarik dengan penjelasan Omar, "Apa kamu berasal dari Maroko? Aku dengar, terdapat sebuah gua yang berada di kota Tanger. Mereka menamainya Gua Hercules. Menurut cerita yang aku dengar, di sanalah Hercules bersembunyi." Fatma mendesah perlahan, "Sayanganya aku belum sempat ke sana." Wajahnya tiba-tiba murung sejenak. Omar tersenyum memperhatikan wajah lugu Fatma yang sering menampakkan raut yang berubah-ubah, "Suatu hari kita akan pergi ke sana. Kota Tanger tidak begitu jauh dari tempat asalku."
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai marquez garcia
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Gladys Shanum
Semoga saja Sabrina dan 2 pasang orangtuanya (kandung dan angkat) mendapatkan balasan setimpal atas perbuatannya pada Fatma. Keren othornya bisa menjadikan cerita ini hidup dan seolah betulan sebagai kisah nyata. Eeh atau memang best on true story ya?
Fitria Sulaeman
Thor, km berhasil memporak-porandakan seluruh hatiku. Hatiku serasa perih dan tercabik², karena tiadanya Omar. Aku merasakan apa yg Fatma rasakan. Ditinggalkan oleh org yg kita cintai, mmng sgt menyakitkan. Krn rindu yg paling brt itu, merindukan seseorang yg sdh pergi meninggalkan dunia untk slmnya
Baca Semua Ulasan
Lucian D'Ambrosio

Lucian D'Ambrosio

Suara lelaki berusia lewat 60-an itu terketar-ketar sebak, dipenuhi kegusaran. Jonas tertunduk diam dek kerana rasa serba-salah. Dia tahu akan individu yang sedang dibicarakan oleh Garrick, serta tempat yang dituju oleh individu tersebut. Ini kerana dia merupakan pemandu kereta sewa yang membantu menunjukkan jalan kepada individu itu. Dia sedar, dia tidak langsung menghalang niat anak perempuan tersebut yang mahu berlayar jauh demi mendapatkan ubatan buat ayahnya.
10716 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai marquez garcia
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Mata Irina melebar ketika ia melihat pergerakan kameranya seperti sempat kabur beberapa detik lalu kembali jelas dan berubah kabur saat Marco bergerak. "Apakah kita mengalami gangguan sinyal?" tanya Irina sembari membenarkan sebuah parabola portabel yang tersambung ke tablet dalam genggamannya. "Itulah salah satu kehebatan dari Marco. Dia gesit dan sangat hebat dalam menyelinap. Ia juga bisa mencium bau dari jarak 1 kilometer. Oleh karena itu, dia tertarik padamu. Sepertinya baumu lain dari manusia yang pernah ia temui sebelumnya," sahut co-pilot yang tiarap di atas helikopter, membidik siapapun yang berusaha menyerang timnya.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai marquez garcia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status