Selena
“Hei, santai, Putri.”
Selena melepas malas tangan Lucas begitu Lucas tiba di ambang pintu. Tanpa merespons, Selena menutup pintu kamarnya dari dalam keras-keras hingga menghasilkan bunyi debuman. Gadis itu belum beranjak, masih berdiri bersandar daun pintu. Kedua telapak tangannya menutupi wajah cantiknya yang merah karena malu.
“Kenapa aku bisa seceroboh ini sih?” Selena mengentakkan kakinya beberapa kali. “Tidak, Selena, itu salahnya. Dasar, Ksatria sialan! Mesum! Tidak punya sopan santun!”
Hot Chapters