Ketika Suamiku Menikah Lagi
“ Makan mar, ibu membuka tudung saji ada ayam goreng, ikan sambal hijau dan sup. Ibu menyendokkan nasi di piringku dengan porsi yang banyak. Hitungan menit aku sudah menghabiskannya. Ibu menelan salivanya yang sedari tadi hanya menjadi penonton saat aku makan.
“ Pelan pelan makannya, emang istrimu nggak pernah masak seperti ini apa mar, kamu di masakin tempe tahu terus ya?” aku hanya menggeleng tak bisa menjawab karna mulutku terisi penuh, memang laila jarang masak seperti ini.
“ Ibu makin kasian sama kamu, coba kamu nurut kayak lita nurut sama ibu. Kamu nggak bakal kesusahan kayak gini kan” ibu masih saja mengungkit aku yang ngotot menikah dengan laila .