Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN

PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN

Aku melangkah lagi. “Mungkin, terlalu cepat ya, aku mengutarakan ini. Tapi percayalah, aku tulus, Ana. Aku ingin kita kembali seperti dulu. Tapi mungkin kau butuh waktu untuk mengerti semua ini. Tak apa, aku akan menunggu.” Tulus? Aku teringat kata-kata Marini. “Maksud Anda kembali seperti dulu apa, Tuan?” Aku memberanikan diri bertanya.
9.9488.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.2K kali sebagai masih seperti yang dulu
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rosemala
maaf ya teman2, hari ini salah posting. bab terbaru seharusnya untuk buku Ibu Susu Untuk Anak Pewaris. Karena hari ini editor masih libur, jadi baru besok isinya bisa dirubah. maaf ketidaknyamanannya
Aqeef Irsyad
Aku masih penasaran dgn sikap sultan ke viola .sbnrny dendam apa yg dia punya ke viola?si Michelle juga watak nya yg tiba2 Ada,buat Aku pusing thorr......apa pun semangat ya mbak,cerita ni seru,hati ini penuh deg-degan gitu..slm Dr Malaysia..selamat berkarya mbak.. mau sultan ama vio,tpi kayaknya???
Baca Semua Ulasan
Jerat sang Mantan

Jerat sang Mantan

“Ya emang tambah macet sih, tapi sisanya masih sama.. tempatnya, memorinya..” “Ah lebay! Hahaha,” kata Prima sambil menepuk bahu Sam hingga ia terpental kedepan. “Tapi ia sih, suasananya emang masih sama.. orang-orangnya masih ramah kayak dulu.. masih banyak kaki lima dimana-mana.. mahasiswa pendatang kayak kita juga masih ada dimana-mana..jadi kangen gak sih?”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Rahasia Masa Lalu

Rahasia Masa Lalu

“Aku bersumpah akan membuatmu kembali ke sisiku, Reva. Kita pasti bisa bersama lagi seperti dulu.” TO BE CONTINUED
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Mbaaak!" #jangan lupa like dan komen
18.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Ketika Pewaris Jatuh Cinta

Orang-orang sangat suka sekali mengungkit masa lalunya. “Wajar ya! Namanya juga dapet bekasan kakak ipar.” Seperti bom atom yang meledakkan muatannya, Vallery mengucapkan kalimat andalannya ketika disudutkan. Terlalu manusiawi memang meragu di dalam kondisi yang ia jalani. “Nggak usah Valley deh, Abang aja awalnya nggak kasih izin Mischa deketin Valley kok. Alesannya sama kan?!”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Mas Duda itu Mantan Kekasihku

Mas Duda itu Mantan Kekasihku

“Gak mau.” “Dulu mau aja kok,” selorohnya membuat aku berdecak memukul pelan lengannya. Ia mengaduh kesakitan, namun tetap tertawa. Aku benar-benar jengkel karena ucapannya kembali mengingatkan masa-masa indah dulu. “Itu kan dulu....” “Masa lalu ya? Tapi gak apa-apa, Ta. Sesekali diingat biar...”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

yang lebih layak dimaafkan, sampai wajah mereka memerah. Aku tersenyum kecil. Entah baik atau buruk, semuanya sudah berlalu. Yang lebih penting adalah menghargai masa kini. "Kalian berdua belum masuk juga? Hati-hati besok nggak bisa bangun tidur!"
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Pak Bos, Mau Jadi Pacar Bohongan?

Pak Bos, Mau Jadi Pacar Bohongan?

“Masih sama kayak dulu. Nggak ada yang berubah. Masih pecundang.” Jeanicka terdiam. Suara itu, nada itu, semuanya terasa familiar—seperti masa kecil yang kembali berulang. Tapi kali ini tidak ada amarah yang meledak, hanya rasa dingin yang merambat perlahan ke seluruh tubuh. Ia menggenggam telapak tangannya di pangkuan, kuat-kuat, berusaha menahan getar halus yang mulai terasa.
880 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai masih seperti yang dulu
Baca
+Pustaka
Sebatas PERMAINAN Pacarku

Sebatas PERMAINAN Pacarku

#Sebatas_PERMAINAN_Pacarku 42. Sekeping Kenangan Kecil "Masa lalu itu tidak akan sama dengan yang terjadi di masa depan. Jadi, stop egois hanya karena ingin kembali ke masa-masa yang sudah terlewatkan." _Marsel "Gue cuma ingin kembali ke masa-masa indah itu. Di mana kita bermain, bercanda tawa bersama. Apa itu semua tidak bisa gue rasakan lagi?"
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai masih seperti yang dulu
Tampilkan Ulasan (110)
Baca
+Pustaka
Kyna
Seperti biasa ya, update 2 bab sehari. Kalau author lagi semangat ada 1 bab bonus up lagi seperti kemarin malam. Jangan lupa review juga ya, sebab itu akan memicu semangat saya juga. Terima kasih yang sudah mampir:)
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status