Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Muda Dikejar Berondong Tampan

Janda Muda Dikejar Berondong Tampan

Matanya membelalak kecil, memandang pria di hadapannya seolah tidak percaya dengan apa yang sedang ia lihat. "Kamu... bukankah kamu sedang di Singapura?" Daren tidak langsung menjawab. Ia melangkah maju dengan pasti, memangkas jarak di antara mereka tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun dari wajah Devya. Setiap langkah kaki Daren terasa seperti ketukan yang mendominasi detak jantung Devya. "Aku baru saja mendarat satu jam yang lalu," ucapnya lalu berhenti tepat satu langkah di depan Devya dan menatap lekat setiap jengkal wajah wanita itu.
257 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Muda dan Liar

Muda dan Liar

teriakku bergema di dalam rumah. Aku lalu melempar tasku ke sofa dan merebahkan diri di sofa lainnya. Ah, penatnya hari ini. Aku hanya ingin segera mandi dan tidur. Tapi, aku masih memiliki jadwal les piano dan matematika. Lalu, kapan aku bisa beristirahat? “Kau baru pulang?” tanya suara itu membuatku terbangun dari sofa. “Ah iya, Mom. Mom sendiri juga baru pulang?” tanyaku balik pada wanita yang sedang memakai kaos dan celana legging itu.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Iki tulising kidungku (Ini adalah penulisan lagu saya) Kanggo siro hapsarining kalbu (Untuk kepolosan hati nurani) Eseme kang manis madu (Senyumnya manis sayang) Dasar ayu parasmu kang tanpo layu (Dasar yang baik dari parasmu Anda adalah tanpa memudar) Tiba-tiba Dimas memegang tangan Gendhis. Mereka saling berpegangan tangan dan menatap satu sama lain. Yomung ndiko kang sawiji (Hanya kamu adalah satu-satunya) Langit bumi kang hanyekseni
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai mati muda jenny lirik
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Bidan Mima

Bidan Mima

And you pulled me close Split second and you disappeared And then I was all alone I woke up in tears With you by my side A breath of relief And I realized No, we're not promised tomorrow So I'm gonna love you Like I'm gonna lose you I'm gonna hold you Like I'm saying goodbye Wherever we're standing I won't take you for granted 'cause we'll never know when When we'll run out of time So I'm gonna love you Like I'm gonna lose you I'm gonna love you Like I'm gonna lose you .. "Papa.. Papa lihat Mima dari atas sana, kan? Doakan Mima ya, Pa, semoga semua berjalan lancar. Setidaknya, ada yang menjaga kami, menggantikan Papa..," doaku dalam hati.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Till The End Of The World

Till The End Of The World

Jihyun menunggu suara merdu itu kembali terdengar setelah jeda yang ia buat selama beberapa detik. "Sebelum menunggu penelepon hari ini, seperti biasa aku akan memutarkan sebuah lagu untuk kalian. Malam ini kita akan berbicara tentang masa muda. Masa muda yang penuh dengan kenangan persahabatan, teman-teman, pencarian jati diri dan sesuatu yang sulit sekali untuk dilupakan sepanjang sisa hidup kita." "Untuk kalian semua yang sedang mengenang masa muda bersama dengan teman-teman, aku akan memutarkan sebuah lagu dari grup vokal asal Inggris yang sangat terkenal."
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Sugar Baby

Mendadak Jadi Sugar Baby

Mama sama Papa kangen sama kamu. ‘’Aku mohon Ver, kamu disini aja. Kamu yang lebih berhak disini, kalau kamu gak suka sama aku, aku—‘’ Jenny menundukkan wajahnya, pura pura menghapus air mata ghoib nya. ‘’Aku gapapa kalau harus pergi, yang penting kamu tetep disini,’’ imbuh nya penuh drama, ‘’Aku akan pulang ke rumah lama ku.’’
1028.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 896 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Pendekar Dua Jiwa

Pendekar Dua Jiwa

"Kangen Ibu ya? Aku kalau kangen, menyanyikan lagu ini bisa sedikit mengobati rasa itu." Qiao bernyanyi lagu berjudul 'Matou Sang Di Meinu', lagu tentang seorang gadis yang menanti pemuda yang dia sukai pulang dari peperangan. Lagu yang sama seperti lagu yang Ibu Suri sering nyanyikan ketika rindu belaian suami, juga ketika Bian atau Xian rindu Ayah. Bian mendadak tenang. Pelukannya melemah pada badan Qiao.
9.761.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai mati muda jenny lirik
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Novel 'Pendekar Dua Jiwa' telah tamat, tapi kisah Zhou dan Bian terus berlanjut. Kelanjutannya bisa dicari pada novel 'Legenda Han dan Jin', pada awal bulan November hanya di GN. Terima kasih atas dukungannya. Kedepannya akan saya perbaiki fokus karakter. Okay, semoga harimu menyenangkan. :)
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Terbangun di Ranjang Presdir Duda

Kenangan lama dengan orang yang baru. “Akan selalu ada sesuatu yang pertama di dalam hal apapun, bukan?” kekeh Mada dengan mengangkat telapak tangannya yang berada di punggung Jenar secara perlahan lalu menekankan kepala perempuan yang lebih rendah dua jengkal darinya itu ke atas dada. “Feel my heartbeat.” “Masih berdetak,” sesumbar Jenar dengan gugup. "Syukurlah. Artinya, aku masih hidup. Untuk sejenak, aku pikir diriku sudah mati, Jenar."
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Makin Tua Makin Cinta

Makin Tua Makin Cinta

“Aku nggak mau mati di sini. Aku nggak mau nyerah di sini.” Sekarang, malam ke dua puluh mulai jatuh. Rembulan menggantung indah di langit bertabur ribuan bintang yang berselimut gelap langit malam. Beberapa bisa dilihat mata dengan gampang, beberapa baru bisa dengan memincingkan mata. Hana menatap keluar jendela. Pemdangan yang bisa ia lihat setiap hari selalu sama. Muram malam berhias gedung-gedung tinggi yang beberapa jendela kacanya tak lagi diterangi cahaya.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Aku sendiri pun masih berjibaku dengan kenyataan tersebut. Rahma menarik selimut dan memunggungiku. Aku lantas keluar kamar. Duduk di beranda bersama Dewa. Mencoba mengeluarkan bayangan Ibu dari kepala. Bude Yani datang dengan membawa kantong plastik hitam. Dia duduk di sebelahku. "Ini ada sayur mateng. Lodeh tahu tempe," katanya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai mati muda jenny lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status