Air Mata si Kupu-Kupu Malam
"Awas ya, Lucky. Kalau sampai kamu jatuh cinta sama perempuan nggak bener itu. Mama akan sangat kecewa sama kamu. Mama nggak akan anggap kamu anak lagi!"
"Harus berapa kali aku bilang, aku nggak jatuh cinta sama Laura, Ma."
"Selalu aja kamu ngomongnya begitu. Kamu bisa bohongi Mama, tapi sikapmu, Mama baca semua dari sikapmu."
Lucky beranjak dari kasurnya. "Terserah Mama mau percaya apa nggak."
"Mama benar-benar kecewa sama kamu, Lucky. Kamu anak Mama yang paling Mama harapkan untuk melakukan dendam ini, tapi apa?"