Istri yang Tak Diinginkan
Kimberly tergagap, ia khawatir ada pelayan Dairy Goddess—nama kedai es krim tersebut, yang akan mengenalinya.
“Waktu di Andorra, aku lihat kamu selalu beli es krim,” jawab Malik, menatap Kimberly dengan lembut. “Jadi aku menyimpulkan kalau kamu penggemar es krim.”
‘Itu benar,’ batin Kimberly.
“Makanya sekarang aku bawa kamu ke sini, biar kamu berhenti marah sama aku.” Malik menghela napas panjang, lalu mendongak, menatap neon box bertuliskan nama kedai tersebut. “Katanya ini salah satu es krim terbaik dan terenak. Ayo!”
الفصول الرائجة