Yes, I Do
Keenan, aku, dan Cheryl hanya tersenyum sambil menikmati potongan es krim di tangan kami.
“Duduklah! Aku akan melayani pembeli lain,” ujar seorang penjual es krim itu.
Kami pun pamit, lalu duduk di salah satu anak tangga yang ada di depan pertokoan. Di sana ada beberapa orang yang juga sedang duduk sambil menikmati es krim.
Di area jalan ini, ada banyak penjual es krim seharga SGD 1. Semua sama. Kalau Keenan biasa langganan di penjual es krim yang baru saja melayani kami, mungkin karena letaknya yang paling strategis saja.
Hot Chapters