Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
I love you, Calon Ipar

I love you, Calon Ipar

“Awas ya kalau kecentilan, sekarang Cempaka harus lebih extra jaga diri ya. Jangan mau badannya dipegang-pegang lawan jenis kalau belum sah.” “Iya Mami, tadi kan Oma pesen jamu buat diminum Cempaka katanya biar lancar datang bulannya. Eh Mbah Sri datang sama berondong ganteng.” “Lho manggilnya kok berondong?” “Tadi Mbak Niluh manggilnya gitu. Eh kalau sama Mami kan dia berondong.” Alma mengerutkan alis, anak ini semakin pandai bicara rupanya. Sepertinya topik semakin menarik ini, Bunga dan Arya sudah bergabung dengan mereka.
9.859.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as mega cing calaka
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Ucapnya seraya melepas bathdrobe. Badanku gemetar...
9.74.2K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as mega cing calaka
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

"Raka. Raka Akmana." "Eh?"
105.4K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as mega cing calaka
Read
+Library
Kalau Cinta Jangan Gengsi

Kalau Cinta Jangan Gengsi

Temaram mulai datang, lembayung senja mulai menghilang. Keheningan memecah di antara mereka. Mine tampak masih saja menekuk muka. Dia mengayunkan kakinya yang berada di bawah meja. Sayangnya kakinya yang jenjang itu salah sasaran. Bak bumerang yang kembali pada pemiliknya. Bulan mengaduh saat Langit mencubit kakinya yang berhasil menendang tulang kering suaminya.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as mega cing calaka
Read
+Library
CALON MERTUAKU

CALON MERTUAKU

Seketika aku teringat dengan Kak Neti. “Ambik darah anak kembar Kak Neti, Mak.” “Bagus, lagi bayi, kecik, suci, tak ade dosa, kau akan semakin kaye, Andi.” Kemudian Emak menghilang. Aku menikmati malam di sebuah klub ilegal yang ternyata banyak orang Cina dan Melayu menenggak minuman keras dan tarian perut perempuan yang katanya dari Arab. Aku meminta salah satu perempuan yang masih terjaga seperti halnya Nora dulu.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as mega cing calaka
Read
+Library
Renggali

Renggali

ucap Riska dengan suara melas. “Oh, ayolah dek! Kakak membawamu kemari karena kamu memang membutuhkannya,” seru Claisya sambil menggandeng tangan Riska. Rumah yang berwarna putih disertai halaman yang bernuansa hijau tropis. Terlihat bunga indah di sudut taman belakang, belum lagi ditambah pemandangan laut yang menakjubkan, begitu laut berwarna merah disertai matahari yang terbenam. Sementara Riska yang duduk di teras belakang dengan pena dan buku di tangannya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as mega cing calaka
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Begitu singkat untuk bunga kamboja menggugurkan daunnya. “ Di hari berikutnya, Putri Isti membawa seorang pangeran dari kerajaannya. Pangerannya sangat tampan, tinggi, tegap dan kulitnya sedikit coklat. Putri Isti memperkenalkan nama Pangeran yaitu Pangeran Maja. Kata putri Isti, pangeran sangat suka berburu kelinci di hutan. Sehingga kulitnya berubah coklat. Pangeran ini juga kesepian. Karena itu putri Isti mengajaknya ke taman untuk berteman dengan sang putri. ” Lanjut Ayah Nyimas
9.82.8K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as mega cing calaka
Read
+Library
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Meringis sakit pada bagian wajah, siku, dan lutut. Inilah untungnya mempunyai tubuh kecil. Lubang sekecil itu pun bisa muat. Kabur lewat belakang, berlari hingga mencapai jalan raya. Sedikit jauh dari keramaian, terus berlari hingga titik lelah menggerogoti persendian tubuhku. Napas berat, haus dan lapar menjadi satu. Kembali menoleh ke belakang, ternyata belum ada yang menyadari kalau aku sudah berhasil kabur dan sudah sangat jauh dari jangkauan mereka. Kulambaikan tangan pada mobil hitam yang kebetulan lewat.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as mega cing calaka
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status