Tamally Ma'ak
Meringis sakit pada bagian wajah, siku, dan lutut.
Inilah untungnya mempunyai tubuh kecil. Lubang sekecil itu pun bisa muat.
Kabur lewat belakang, berlari hingga mencapai jalan raya. Sedikit jauh dari keramaian, terus berlari hingga titik lelah menggerogoti persendian tubuhku. Napas berat, haus dan lapar menjadi satu. Kembali menoleh ke belakang, ternyata belum ada yang menyadari kalau aku sudah berhasil kabur dan sudah sangat jauh dari jangkauan mereka. Kulambaikan tangan pada mobil hitam yang kebetulan lewat.
Hot Chapters