Menantu Tak Diharapkan
Mega mengikuti istruksi itu, hingga ia membelalak, menatap tanpa berkedip.
"Mas Cakra?" Lirihnya.
"Benar. Lelaki yang kamu puja itu, dia benar-benar main di belakangmu, bukan?"
Mega tak menjawab, ia langsung kembali menuju kamarnya dengan berlari cepat. Bima melihat hal itu hanya terkekeh tak habis pikir.
"Kenapa, sih? Ada orang sebodoh itu? Mereka mau saja di permainkan seperti boneka. Hm, tapi asyik juga," Gumamnya lantas pergi entah kemana.
Bab Populer