VENDETTA
Bagian depan area utama ini harus benar-benar luas dan lapang, sebab setelah akad selesai, Aditya dan Nadia akan bersimpuh serta berjalan dengan lutut untuk memohon doa restu kepada orang tua dan para sesepuh.
Sementara area sungkeman ditata sedemikian rupa, di sudut ruangan yang sedikit terpisah, sebuah meja kayu persegi berukuran sedang mulai disiapkan khusus sebagai tempat ijab kabul.
Di sekeliling meja itu, susunan kursi diatur dengan sangat terbatas dan sakral, hanya ada dua kursi untuk Nadia dan Aditya sebagai mempelai, satu kursi untuk Galih sebagai ayah kandung sekaligus wali pengantin perempuan, satu kursi untuk Pakde Broto yang bertindak sebagai penghulu, serta dua kursi tambahan d
Hot Chapters