Miss Antagonist
“Mau baca puisi lagi? Aku wes nyanyi buat persembahan spesial malam ini.”
Anya tidak dikaruniai suara yang bagus, tapi dia suka menyanyi, kadang nyanyiannya hanya terdengar seperti teriakan atau orang membaca syair, melodinya berlarian. Tapi Anya percaya diri, dan itu cukup. Sementara Pramudya, dari tahun ke tahun selalu menulis dan membaca puisi tiap ada pesta yang digelar Ranajaya.
“Belum nulis apa-apa,” akunya jujur. Pramudya tidak menyiapkan apa pun untuk malam ini. Makin dewasa, semakin sulit mengendalikan diri. Semakin susah baginya menutup kesedihan.
Bab Populer