Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Kata-katanya sama sekali tidak dianggap rupanya. "Mas bertanya? Saya rasa dua kalimat Mas barusan itu tidak bisa dikategorikan sebagai pertanyaan. Tapi, pernyataan. Mas sudah menjawab sendiri pertanyaan, Mas. Jadi untuk apa lagi saya jawab bukan? Kalau saya menjawabnya pun, Mas sudah punya asumsi sendiri. Jadi ngapain saya capek-capek menjelaskannya? Sia-sia saja toh?" tukas Keira santai.
1091.8K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
MENGAPA CINTA MENYAPA

MENGAPA CINTA MENYAPA

"Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?" Itu pertanyaan retoris yang belum juga ia bisa pahami. Pertanyaan yang terus bergayut dan mengisi hari-harinya tanpa ada kepastian kapan akan terjawab. *
7.1K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.3K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

Kelopak matanya meneliti beberapa bait puisi di salah satu lembar kertas buku catatannya. Puisi yang indah. Itulah yang terbersit dalam benak si wanita ketika dirinya selesai membaca karya si lelaki. Hadir kekaguman dalam binar indah tatapan matanya. "Bagus Pak puisinya," puji si wanita kemudian. "Pasti ini buat istri Bapakkan?" Si lelaki menggeleng. "Bukan," "Loh?" "Itu puisi untuk kamu. Karena saya menulisnya setelah terinspirasi dari kisah hidup kamu,"
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 620 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Reggy melanjutkan pembicaraan awal. "Iya, benar." Resita mengangguk. "Isi puisi tentang apa?" tanya Reggy. "Tentang cinta gitu deh. Romantis bahasanya. Sepupuku itu kuliah sastra. Jadi puisinya puitis banget. Judulnya Terawang Romi dan Yuli," jawab Resita. "Kamu bawa teksnya?" tanya Reggy. "Ya. Ini aku bawa buat kamu." Resita mengeluarkan kertas dari tas kecil yang dia bawa.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

"Aku baru setengah!" "Aku masih satu bait" "Aku sudah selesai" Desfa tak habis pikir kalau kegiatan puisi mereka buruk sekali. Lagian siapa yang mampu menulis puisi di tengah teriknya mentari dan diantara kebisingan yang terjadi? "Coba kalian bacakan satu satu" pinta Desfa. Mereka semua terdiam termasuk Rania, alhasil Desfa menarik kertas mereka dan mengoreksinya.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Menjelang Ashar biasanya emang udah pada bubar, tapi ada juga yang betah nongkrong sampai Magrib. Matari sendiri benar-benar tak percaya salah satu anggota mereka bisa menembus ke seleksi lomba puisi. Jangan-jangan dia cuma plagiat atau mencontek karya orang lain dan mengubah sedikit-sedikit. Bisa aja kan? “Trus dia lenggang kangkung pulang gitu aja tanpa ngasih kerangka puisinya?” tanya Sandra. “Iya, sempet ditanya sama Bu Cita juga. Alasannya dia sih karena belum dapet ide. Buntu katanya. Aneh banget. Nggak jelas!”
12.7K viewsCompletedAdded to Library 469 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Mike mulai bergulat dengan pikirannya sendiri. Ini kan masih liburan. Ada perlu apa mau ketemuan? Tapi tunggu, puisi itu. Ya, dia pasti tahu Mike sudah membaca puisi yang mewakili isi hatinya itu. Apakah dia menelpon hanya untuk menanyakan kenapa Mike tak membalasnya? **********
103.7K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

"Bagaimana kau bisa tahu aku menulis puisi?" Untung saja IQ ku masih diatas rata-rata kalau soal mencari alasan. "Bukankah itu yang semua penulis muda lakukan di Arana? Maksudku, aku juga banyak membaca puisi. Pengarang mana yang kamu sukai? Strand, Sexton, Merrill. Itulah yang aku baca ketika malam hari," ah untung saja kau terlalu mabuk untuk bertanya lebih lanjut tentang bagaimana aku bisa tahu tentang puisinya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as pertanyaan puisi
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status