Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Di sana terselip kertas yang tertulis puisi buatanku. “Buat?” kejar Four. “Ya, buat kamu,” jawabku sambil siap-siap membacakan puisi cinta. Four tampak super bingung. Aku menarik nafas sejenak, lalu mulai membaca bait pertama. “Wajahmu bersinar bagai rembulan.” Demi mendengarnya, Four langsung meraih ember di dekatnya, lalu muntah hebat.
1012.4K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as membaca puisi
Read
+Library
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

"Aku nggak nyangka Giska itu berani tampil ke depan membaca puisi di atas panggung, Pras." Sera bercerita begitu bersemangat tentang Giska. "Oh ya? Wah, Sayang Aku nggak lihat. Apa kamu merekamnya?'" "Ada, ini aku kirim.ke ponselmu." Sera meraih ponselnya lalu mengirimkan video Giska ke ponselku. Tak sabar, aku pun segera membukanya Ternyata Giska membaca puisi tentang kerinduannya pada sosok seorang ayah. Isi puisi dan cara Giska membaca menghadirkan rasa haru bagi para penontonnya. Termasuk aku.
9.31.6M viewsCompletedAdded to Library 48.5K Times as membaca puisi
Show Reviews (319)
Read
+Library
amelia skincare
bagus sekali alurnya, membuat waktu senggang sy terisi dengan baik dan seru banget. makin penasaran tp terputus2 karna update nya agak lama. mungkin masih sibuk, dan emg butuh waktu juga. saya memaklumi
Stien Samantha
saran buat penulisnya jangan ditambah-tambah terus bab nya, kalau kepanjangan jadi bosen juga ceritanya muter2 terus. kapan tamatnya kalau ceritanya gak habis"??? trus babnya pendek harus byr koin terus
Read All Reviews
Sleep With My Enemy

Sleep With My Enemy

jawab Ciara beralasan lalu mengambil tumbler di tasnya. Tak lama kemudian guru Bahasa Indonesia pun memasuki kelas. Pak Sastra Wijaya menyapa murid-muridnya dengan ramah lalu berkata, "Subtema kita pagi ini adalah puisi kontemporer. Bapak akan memberi tugas untuk kalian, buat sebuah puisi modern boleh berima atau tak terikat rima sebanyak tiga bait. Silakan dikerjakan hingga 30 menit ke depan ya!" "Baik, Paak!" seru para murid kelas 10-A kompak.
9.818.3K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as membaca puisi
Show Reviews (40)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Kakak kakak Pembaca, terima kasih atas dukungan kalian untuk buku ini hingga bisa memenangkan lomba Dari Benci, Jadi Cinta di GN. Kini aku merilis buku terbaru berjudul Nona Muda, Mari Bercinta. Mungkin kalian akan suka dengan kisah Celia dan Morgan. Yuk dibaca dan kawal hingga tamat. Thank u.
Kania Putri
wah tamat aja gak berasa bacanya ini. suka semuanya berakhir bahagia happy ending ini. wah ada sekuel Vincent ya gak sabar aq menanti ceritanya yang baru kak. makasih kak cerita yang luar biasanya indah keten suka sama alur ceritanya
Read All Reviews
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

“Aku tidak mau ketinggalan sesi baca puisi kita.” Mereka kini memiliki kebiasaan baru. Setiap sore, Glen akan membacakan puisi—kadang dari penyair favorit Aruna, kadang dari tulisan tangan Aruna sendiri. Di sanalah cinta mulai tumbuh perlahan, bukan dari rayuan, tapi dari perhatian yang nyata. “Boleh aku yang baca hari ini?” tanya Aruna sambil duduk. Glen menyerahkan bukunya. Aruna membuka halaman acak dan mulai membaca puisi tentang harapan yang bertahan di tengah badai. Suaranya lembut, tapi penuh makna.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as membaca puisi
Read
+Library
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Rain dan teman-temannya segera menutup buku mereka, kembali menyimak apa yang akan di ucapkan Bu Sri. "Jadi Ibu mau bikin permainan! Permainannya adalah 'baca dan jawab puisi', jadi disini Ibu sudah siapkan beberapa puisi karya penulis terkenal. Nah nanti Ibu juga tentukan pasangan kalian. Paham?" jelas Bu Sri sambil mengacak kertas origami di tangannya. "Belum Bu! Cara mainnya gimana?" tanya Bara dari pojok depan.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as membaca puisi
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia pun tersenyum lantas menarik nafas dalam-dalam agar lebih tenang. Satu-persatu peserta lomba mulai maju dan menampilkan sebaik mungkin. Delia menunggu dengan sabar, saat ini peserta no lima sudah mulai menampilkan puisinya, suaranya begitu lantang anak itu sangat mengahayati isi puisi yang ia bawa.Delia sangat kagum dengan peserta no 5 syair yang di baca sangat indah dan menggunakan intonasi jelas.Semua orang pun takjub dengan penampilan puisi yang diberikan.Dan mereka semua bertepuk tangan mengapresiasi,beberapa peserta sudah mempersembahkan puisinya masing-masing. Guru mulai memanggil peserta no 7 untuk maju dengan percaya diri Delia membacakan bait demi bait syair yang ia buat bers
106.1K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as membaca puisi
Read
+Library
Putus dari Mantan, Diratukan Duda Tampan

Putus dari Mantan, Diratukan Duda Tampan

Dengan posisi masih tidur di paha Noval, Chandani mengunyah pancake yang Noval suapkan sambil membaca komik. Noval juga mengambil satu buku puisi populer yang dia bawa. Membaca setiap bait dengan seksama. Otaknya mulai menyusun sebuah rangkaian kata untuk Chandani. “Kamu suka baca puisi?” tanya Noval. “Suka. Apa lagi, puisi yang mas Noval buatkan waktu itu.” Noval terlihat antusias. “Beneran? Kamu nggak ngerasa berlebihan kan?”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as membaca puisi
Show Reviews (15)
Read
+Library
Rola
romancenya manis banget. karakter Noval dewasa. chandani yang selalu ragu" sangat relevan sama keadaan orang yang habis di khianati. semakin nambah bab, semakin ditunjukkan gimana dewasanya noval menyikapi chandani.
Angeline Orlinda
Akhirnya nemu novel dengan plot yang rapi. Bab awal memang kurang menarik. Bab 19 ke atas baru menarik. Tindakan Noval ke Chandani manis sekali. Dan penulis bisa menggambarkan karakter Duna yg menyebalkan. Kalau suka novel manis, tdk banyak konflik. Aku rekomendasikan membaca kisah Chandani Noval
Read All Reviews
Suamiku, Sayangilah Aku!

Suamiku, Sayangilah Aku!

Di sisi lain, Jacob juga ikut merasa tegang sehingga bertanya, "Apa itu?" Benny melirik sekilas, lalu mengernyit sembari menyahut, "Ini sebuah puisi. Hujan turun di malam hari, entah berapa banyak bunga yang berguguran. Puisi ini kita pelajari saat SD, aku nggak ngerti kenapa dia menulisnya."
9.3856.6K viewsCompletedAdded to Library 17.1K Times as membaca puisi
Show Reviews (296)
Read
+Library
Widya Syari Putri
sudah tahu jalur ceritanya sampai anak² mereka TK, tp tetap menunggu versi di sini karena tata bahasa di sini enak untuk dibaca...berharap authornya update banyak bab perharinya supaya cepet² selesai dr part² yg membosankan
S.n
Saat Penny ketahuan Sienna, banyak komentar dan seru, sekarang saat Sienna ketahuan anak keluarga Shankar sepertinya biasa aja ya.... Tapi jadi ngebaca misterinya terungkap setiap kelipatan chapter 700an kayanya he... Sekarang juga kan chapter 1400an...
Read All Reviews
Playboy Kampus

Playboy Kampus

Pada kegiatan gelar sastra itu mereka akan mengadakan acara pembacaan puisi. Mata Beryl berkeliling di antara sekian banyak mahasiswa. Dia berusaha mencari tempat yang yang luang. Beberapa penyair kenamaaan Jawa Timur dan sekitarnya sudah hadir dan siap untuk membacakan lembar-lembar puisinya.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 349 Times as membaca puisi
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

"Bagaimana kau bisa tahu aku menulis puisi?" Untung saja IQ ku masih diatas rata-rata kalau soal mencari alasan. "Bukankah itu yang semua penulis muda lakukan di Arana? Maksudku, aku juga banyak membaca puisi. Pengarang mana yang kamu sukai? Strand, Sexton, Merrill. Itulah yang aku baca ketika malam hari," ah untung saja kau terlalu mabuk untuk bertanya lebih lanjut tentang bagaimana aku bisa tahu tentang puisinya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as membaca puisi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status