GEMA JATI
Kali ini, jawaban segera dia dapatkan; sebuah suara mengudara dari belakang.
“Jati, Tuanku.” Tikta, teman sekelas Jati, yang menjawab. Dia mengulang dan menambahkan, “Gema Jati Saguna.”
“Aahh ….” Adipati Dristan mengangguk. “Nama belakangmu familier sekali.”
Cengkeraman tangan lepas, jemari Adipati Dristan berpindah mengelus pelipis Jati yang bebas darah.
인기 회차