TERPAKSA MEMBIAYAI PESTA PERNIKAHAN ADIKKU
Kelak, semua sandiwaramu itu akan terbongkar olehku!
“Pi, udah dulu, ya. Mimi mau mandi dulu habis ini,” ucap Zara sambil menatap layar ponselnya.
“Iya, Mi. Mandi yang wangi, yah. Kalau udah mandi, foto ke Pipi.” Suara Mas Farhaaz yang khas terdengar sangat mesra kepada adik angkatku. Sungguh menjijikan!
“Iya, Pipi sayang. Assalamualaikum, Pi.”