Lika-liku Cinta Terlarang
“Dah, jangan dibahas lagi, kasihan Mami!”
“Eleh, Mas Devan juga suka kan sama pepek si Mami, bulu rambutnya tebal dan panjang, kalau basah kelihatan seksi lengket bunyi tiap digesek srak-sruk, apalagi kulitnya putih mirip kulit orang China! Pepeknya banjir, dipukul muncrat ke mana-mana, apalagi disodok? Pasti lendirnya meluber ke paha!” Kelakar Wati dengan sengaja. Wati sengaja berkata demikian di depan Yuyun yang kini duduk di sisi samping Devan.
Hot Chapters