Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

tanya Rio heran. "Yaelah Mas, suka gunung bukan berarti harus mendaki gunung lewati lembah juga kali! Kita bisa menikmati pemandangan gunung dari TV, HP, jaman makin canggih lo Mas! Jika ingin menikmati lebih pergi ke tawang mangu, makan di cafe depan cemoro sewu yang basecamp pendakian lawu kan sama aja menikmati gunung," sanggah Gendhis mencari pembenaran. Lagi Rio hanya tertawa saja mendengarkan semua celotehan gadis itu.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai mendung di lereng merapi
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Sang Penghancur Langit

Sang Penghancur Langit

Sejenak Ki Maja diam, dan mendekat ke arah lahar yang panas, dan Arya ikuti Ki Maja dari belakang. Keringat sudah membasahi tubuh keduanya, itu adalah karena hawa panas yang ada di sekitar mereka, panas karena lahar gunung Merapi, gunung Dawet yang aktif. "Arya! Kau melihat batu besar di tengah lahar itu?" tanya Ki Maja sambil menunjuk sebuah batu besar yang ada di tengah lahar panas itu. "Iya, Arya melihat itu kek!" jawab Arya.
9.467.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai mendung di lereng merapi
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
k2pro010
ceritanya bagus, cuma kenapa banyak sekali cerita yang gantung, cerita belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya, malah beralih ke jalan cerita yg lain, jadi mudah ditebak pasti ending nya gantung juga ini
Baca Semua Ulasan
MERINDUKAN SURGA

MERINDUKAN SURGA

“Ya Rabb … aku tahu, dosaku setinggi gunung dan sedalam lautan. Tetapi, aku tetap merindukan surgaMu.” Salma melanjutkan kembali langkahnya. Hingga akhirnya dia berada di ujung kebun karet di sisi satunya, bukan di sisi gudang terbengkalai. Lokasi tempatnya berdiri sekarang, langsung terhubung dengan rumah Wahyu, sementara lokasi kilang berada di area depan yang sangat luas. “Bismillah … semoga ini yang terbaik.”
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
Mendadak Sah

Mendadak Sah

Mulutnya terbuka melihat pemandangan di hadapannya. "Anjrit! Udah semalem digendong, sekarang disuapin. Mau juga!" rengeknya manja. "Mau juga mau juga... Mau mati kena alergi lo!" Damar menarik rambut Hanum kesal. Di barisan paling belakang, Dinar hanya bisa menggaruk lehernya bingung. Apa yang harus ia lakukan sekarang? ***
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

tanya Arya. “Saya memang pernah ke gunung itu tapi hanya mengitari bagian puncaknya saja dan lembah arah saya naik ke puncak Merapi itu, namun tak ada satupun saya lihat tempat yang mencurigakan seperti pemukiman-pemukiman yang tentunya ramai karena Pangeran Durjana dikabarkan memiliki anak buah yang cukup banyak,” jawab Dewa Pengemis.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Ditolak Keluarga Polisi, Dinikahi Putra Gubernur

Dia lebih tinggi dari hamparan awan yang bergerak dengan perlahan itu. Tentang pencapaian ini. Ternyata perjuangan lah yang membuat semua menjadi sangat berarti. Di puncak Ciremai, para pendaki itu menggelar kain. Shalat subuh yang kesiangan. Lalu kembali menikmati detik demi detik yang amat langka ini. “Sini, Teh!” Maya memanggil Celine untuk bergabung. Berfoto di dekat papan pengumuman yang menunjukkan bahwa mereka sedang berada di 3078 MDPL.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Jawab Munding yang langsung berlari mencari Kelwang. Sementara Pikatan mencoba mengamati pegunungan sekitar Bhumi Sambhara dari atas panggung bambu yang digunakan menahan bangunan. Matanya yang tajam, menangkap beberapa titik api di pegunungan-pegunungan itu, dan jika ketajaman pengelihatannya benar, tempat-tempat itu adalah hulu sungai yang nantinya mengisi sungai besar Progo dan Elo. Kelwang-pun datang menghadap.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Keduanya memang sempat berjanji akan memulihkan nama baikku sekaligus ketenanganku di kampus—dan mereka menepatinya. Masa ujian pun akhirnya berakhir. Sebelum tenggelam dalam kesibukan skripsi, aku ingin sedikit melepas penat dengan ikut muncak di Gunung Merbabu bareng teman-teman Mapala. Kami memilih jalur Selo – Suwanting untuk mendaki. Kata senior Mapala, jalur ini punya pemandangan paling bagus, tapi juga paling menantang.
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

Entah karna masih takut sendirian atau memang tidak kuat menempuh perjalanan jauh. Mereka sudah mampir ke rest area tiga kali untuk solat dan istirahat, berangkat sejak siang karna menunggu Farel bangun dan hari hampir malam, jalanan pun lambat lain berubah menjadi medan jalan perkampungan, setelah magrib tepatnya. Agam sudah mengabarkan orang tuanya ada teman yang akan main ke rumah untuk beberapa hari ke depan, orang tua Agam pun mengizinkan, mengingatkan Agam hati-hati dan menyarankan rute aman untuk pulang.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

Sebuah misi rutin untuk mengumpulkan Bunga Esensi Bulan, herbal langka yang hanya tumbuh di tebing-tebing curam Hutan, berubah menjadi bencana. Ming Hua memimpin tim yang terdiri dari lima murid tingkat menengah. Sejak insiden dengan Lin Feng, ia telah menjadi salah satu murid yang paling teguh memegang prinsip lembah. Di sisinya ada Jia Long, yang pragmatismenya kini telah diimbangi dengan pemahaman yang lebih dalam tentang welas asih lembah. Setelah seharian memanjat dan memanen, mereka beristirahat di dekat sebuah sungai kecil, menikmati kehangatan matahari sore.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai mendung di lereng merapi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status