Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejaka Emas

Jejaka Emas

Wings... Wings... Wings...! Ke-10 gelang dewanya melesat keluar dari kedua tangannya, membentuk putaran-putaran tanpa arah didepan tubuh Jejaka. Begitu cepatnya kedua tangan Jejaka bergerak, mengendalikan ke-10 gelang dewanya yang bergerak sangat cepat sehingga membentuk semacam perisai pelindung yang mengeluarkan garis-garis keemasan. Jurus Gelang Dewa, ‘Berputar Tanpa Arah’ telah dikerahkan oleh Jejaka.
1012.0K viewsOngoingAdded to Library 287 Times as ajaran kejawen
Show Reviews (17)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Remake JEJAKA EMAS sudah terbit ya All. Berjudul PENDEKAR KERA SAKTI (Sang Pewaris Para Dewa) Mengisahkan ttg seorang pemuda bernama Baraka dalam menjalani ujiannya sebagai manusia untuk naik ke langit menjadi dewa. Mampukah Baraka menjadi seorang dewa. Nantikan kisahnya dalam PENDEKAR KERA SAKTI
putri utara
Maaf ya teman2, di karenakan kesibukan ngurus baby. Verita ini sementara tak di lanjutkan dulu. tp teman2 bisa baca cerita Jejaka Emas yg udah di remake dg judul SI BUTA DARI SUNGAI ULAR Terima kasih...
Read All Reviews
DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

DENDAM LELUHUR DI TANAH JAWA

Cerita Deni dengan aksen bahasa Jawa yang masih menempel. "Warung mie ayamnya buka cabang banyak, sawahnya panen raya terus, kebunnya sekarang luas banget dan punya banyak pegawai." Lanjut Deni sembari mengunyah. "Alhamdulillah dong." Farel nimbrung sembari ikut menikmati masakan ibu Agam. "Yo tapi sebulanan ini sikapnya berubah." Ucap Deni berbisik.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
GEMA JATI

GEMA JATI

“Geruh akan pergi bersamamu.” Namanya disebut sang adipati, Geruh kontan mengangguk kecil. “Baik, Tuanku!” Lantrik juga mengangguk. Rasa senang memenuhi hatinya. Tanpa sempat duduk, ayah Jati keluar lagi. Adipati Ginggana dan Jiwa di belakangnya diikuti Geruh, Lantrik, dan Yuswan. Mobil melaju tanpa Geruh—Adipati Ginggana yang menyupir—menuju perempatan lapangan. Tidak sampai lima menit perjalanan untuk sampai ke sana.
413 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

kata Jaka Geni. "Lalu suguh?" tanya Putri Dita yang mulai tertarik dengan isi perkataan Jaka Geni tentang silsilah jawa. "Suguh itu berarti memberikan suguhan atau sejenis makanan serta minuman untuk tamu yang datang berkunjung. Itulah adab di tanah Jawa yang tidak ada di tempat kalian sana..." kata Jaka Geni membuat Putri Dita terdiam selama beberapa saat.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as ajaran kejawen
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

kata Turgen memperkenalkan diri. "Baiklah Tuan Turgen, pesan apa yang ingin kau sampaikan?" Tanya Wijaya setelah mereka duduk bersama dalam sebuah ruangan tertutup. "Kami ingin bekerjasama dengan penguasa daerah di Jawa untuk melengserkan Jayakatwang. Sebagai imbalannya, kami akan memberikan perlindungan kepada Jawa jika diserang bangsa lain tetapi dengan syarat, Kerajaan Jawa harus bersedia tunduk kepada kami dan menjadi salah satu jajahan kami," kata Turgen.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 715 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

Matanya sok asyik liatin hape. "Emangnya bola, digocek? Kalau bahasa jawa itu gocek artinya adalah memegang. Eh lucu wkwkwkkw. Perasaan biasanya kita melakukannya tanpa lihat hari deh, Yank. Spontan aja. Kenapa mempersoalkan malam jum'at segala, Sinta ... Sinta. Hayo?" Wisnu terus asyik melihat berita bisnis di media online. Padahal junior alias tongkat saktinya kini sudah mulai mengeras.
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as ajaran kejawen
Read
+Library
GADIS PENEBUS HUTANG MR. A

GADIS PENEBUS HUTANG MR. A

Maka, budaya tersebut dapat menjadi ketetapan atau ciri khas bagi masyarakat Jawa. Di dalam mitoni terdapat beberapa macam jenang yang bisa dijadikan pelengkap, yakni jenang abang, jenang putih, jenang kuning, jenang ireng, jenang waras, dan jenang sengkolo. Selain itu, mitoni juga menggunakan sajian tumpeng, lauk pauk pelengkap, buah-buahan, kembang setaman, serta berbagai jenis dedaunan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Bahkan sebagian priyayi juga beberapa orang Jawa akhirnya menggabungkan diri pada gerakan theosophy, sebagai sebuah gerakan spiritualitas tanpa agama yang menjamur global di masa itu, yang akan memberi lambaran spiritualitas baru bagi para priyayi dan kalangan terpelajar Jawa yang semakin mencerabut mereka dalam landasan keilmuan lama sufisme Jawanya. Di masa-masa inilah menjamur produksi tafsir warisan kesusateraan Jawa masa sebelumnya (Jawa-Islam) akhirnya bercampur dengan penafsiran khas theosophy yang belakangan dinamai dan dikenal sebagai Kejawen. Fenomena ini berbarengan kemunculan majalah berbahasa Jawa yang pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka (lembaga penerbitan awal Belanda)
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

“Kalian tahu... aku sama sekali tidak percaya hal-hal klenik macam ini. Bahkan meski pernah kudengar kalau kakekku melakukan perewangan.” “Perewangan apa? Untuk pesugihan?” Jarwo terlihat antusias sekali sembari meminum secangkir kopinya. Ya, sejak kukenal dirinya di masa kuliah dulu, Jarwo memang memiliki ketertarikan soal dunia tak kasat mata ini. Misalnya, ia pernah mengajak kami untuk uji nyali ke sebuah hutan yang terletak di ujung timur pulau Jawa. Tentu saja, aku waktu itu tidak mau. Namun, yang membuat kami tercengang saat itu, si Jarwo ini ternyata pergi sendirian bersama rombongan pendaki yang ingin meneruskan perjalanan mereka ke hutan yang sering disebut wingit ini.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
Kesatria Mawar

Kesatria Mawar

Putri Arezha malah berdecak kagum menikmati pertarungan itu. “Hentikan, Ava!” Teriakan menggelegar menghentikan pertarungan. Seorang lelaki tua berjanggut putih mendekat. “Apa yang Kakek lakukan?” protes Ava. “Kau benar-benar sudah gila, Ava? Kau hendak melukai kesatria suci dan pengendali legendaris?” “Cih! Legenda bodoh itu terus yang Kakek dan Nenek ucapkan! Mereka perampok jahat yang hendak menyakiti—“
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 665 Times as ajaran kejawen
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status