Dear Mantan
Rei meringis, mengusap darah di ujung bibir yang terasa begitu nyeri.
Davin menatap Rei dengan perasaan benci, ini kali pertama mereka bertengkar hebat. Biasanya, mereka hanya meributkan hal-hal kecil. Namun, tak pernah berujung dengan darah!
Dengan napas tersenggal, juga fisik yang tak lagi kuat. Rei pasrah, membiarkan Davin menyakitinya. Hingga pria muda itu puas!
Wira dan Putra, orangtua yang tak lagi muda. Jelas kalah dengan tenaga Davin.
Bab Populer