Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I'm Not Lucy

I'm Not Lucy

Tato bergambar ikan koi yang berenang melawan arus yang menyimbolkan tekad kuat dan kekuatan menaklukan sesuatu. "Bunuh aku brengsek!" Tuan Heng masih menyeringai dengan wajah yang sudah babak belur. "Aku benar-benar akan membunuhmu jika kau tak mau berubah pikiran!" Tuan Rengo sudah dibutakan amarah. "Hahaha meski aku mati, perusahaan ku tak akan hancur di tanganmu!" Tuan Heng terkekeh dengan sisa tenaganya.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Itu adalah gerakan yang bersih, cepat, dan sangat efektif sebuah teknik bela diri yang mematikan. Reno langsung membungkuk, wajahnya memerah padam menahan sakit, memegangi perutnya. Nafasnya terengah engah. “B..brengsek! Kau… kau berani melawan?!” Reno mendesis di antara napas yang pendek.
10723 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

“Apa kau bilang? Dasar pecundang, sudah baik kalian ditolong olehnya.” “Benar, bahkan dirimu lebih buruk dari seekor rubah.” “Bangsat! beraninya kau mengataiku, apa kalian ingin mati sialan?” Para peserta mulai bertengkar di depan menara besar, mereka bahkan sempat akan melakukan pertarungan. Beruntung Lintang langsung melerai semuanya membuat para peserta itu kembali terdiam. Terdapat 2 kubu yang berseteru di sana, pertama mereka yang mengakui Lintang sebagai dewa penolongnya. Kedua adalah mereka yang masih memendam kebencian terhadap Lintang.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

Bangkitnya Raja Iblis - SVSS2

pikir Antarius. “Untuk mengalahkannya, aku harus memancingnya,” ujar Satria dan Antarius secara bersamaan. Tanah yang bergetar dan riuh angin yang bergemuruh terasa mulai berhenti. Saat itulah dalam waktu yang sama baik Satria ataupun Antarius langsung melesat ke depan. Antarius dengan cepat mengayunkan tombak di tangan kanannya mengarah ke kepala Satria, tapi dengan tangkas Satria menggerakan kepalanya ke samping kanan hingga tombak Antarius lewat di samping kiri kepalanya.
9.626.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 583 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Mengintimidasi. Adit berdiri membelakangi etalase minimarket. Otot-ototnya menegang. Napasnya terkontrol, napas petarung yang siap bertarung. Tangannya terkepal di sisi tubuh, siap bereaksi. Jarak mereka makin dekat. Lima meter. Empat meter. Salah satu dari mereka merogoh sesuatu dari balik jaket. Adit bersiap. Ini saatnya. Lawan!
10579.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.2K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

itu. Rama tengah mengenakan celemek. Dengan santainya, dia menata piring dan mangkuk di meja makan. Mulutnya bahkan menyenandungkan lagu dengan sumbang. Benar-benar sulit dipercaya bahwa dia adalah Pak Rama yang sama, pria dengan aura mengintimidasi dan tegas saat bersaing memperebutkan proyek dengan kami di perusahaan klien dahulu.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Napasnya menderu. Tangannya sudah mengepal dan siap meninju lagi tapi tidak berani dilakukan karena khawatir gagal lagi untuk kedua kali. “Hei kau!” koar Boyxev. “Aku tantang kau berkelahi. Apa kau takut ha?” Ada beberapa orang di sana yang berpikir seperti ini: Kalau mau berkelahi ya langsung pukul saja lah. Kenapa pakai mau ngomong segala? Pukul ya tinggal pukul. Anak kecil saja tidak ada yang tawar menawar dulu.
760 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Dear Mantan

Dear Mantan

Rei meringis, mengusap darah di ujung bibir yang terasa begitu nyeri. Davin menatap Rei dengan perasaan benci, ini kali pertama mereka bertengkar hebat. Biasanya, mereka hanya meributkan hal-hal kecil. Namun, tak pernah berujung dengan darah! Dengan napas tersenggal, juga fisik yang tak lagi kuat. Rei pasrah, membiarkan Davin menyakitinya. Hingga pria muda itu puas! Wira dan Putra, orangtua yang tak lagi muda. Jelas kalah dengan tenaga Davin.
1012.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

kata pria yang juga menyaksikan temannya mendapatkan perlawanan dari wanita cantik di hadapannya. Dinda tak suka pada pria yang suka merendahkan wanita. Hingga saat itu dia pun menendang masing-masing dari pria itu dengan hak tingginya. Ketiganya pun terlempar ke jalanan. Hingga seorang pria pun kembali bangkit dan memegang pinggang Dinda. Seakan tak suka dengan ketidak sopan itu Dinda pun melayangkan bogem mentah pada hidung pria itu hingga mengeluarkan cairan merah.
10114.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Menantu yang Baik

Menantu yang Baik

Aku menundukkan kepalaku, menjepit bokongku erat-erat dan menegangkan seluruh otot tubuhku untuk melawan rasa kebas dan nyeri hebat yang menusuk jauh ke dalam tulang-tulangku. Aku khawatir akan mengeluarkan erangan tak tahu malu. Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus berbalik? Namun, tangan besar ayah mertua meluncur di balik bokongku. Bukankah terlalu memalukan kalau kami saling mengenali saat ini? Haruskah aku berpura-pura tidak tahu? Namun, tujuan kami sama, jadi tak peduli turun lebih awal atau duduk beberapa halte kemudian, bakal bertemu satu sama lain.
8.8294.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai menentang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status