Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Tak Ternilai

Menantu Tak Ternilai

tanya satpam itu dengan sopan. “Oh, saya mau mengaktifkan rekening,” jawab Bastian dengan santai. “Mohon maaf, pak. Yang bisa mengaktifkannya hanya pemiliknya saja. Jadi Bapak beritahu majikan Bapak saja untuk datang sendiri ke sini,” kata sang satpam yang bertubuh tinggi kurus. Bastian mengernyitkan keningnya seraya bertanya, “Majikan? Yang kamu maksud majikan itu siapa? Saya mau mengaktifkan rekening saya sendiri.”
8.130.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 967 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

“Wah! Banyak sekali nol-nya, Are! Mungkin mereka memang sudah kaya raya jadi bingung mau buang uang ke mana? Atau mungkin ... doa-doa kita dulu akhirnya dijawab Tuhan?” ​Areta menatap Adam dalam-dalam, mencoba mencari celah kebohongan di wajah suaminya. “Doa itu penting, Adam. Tapi sepuluh miliar ini terasa seperti ada campur tangan seseorang yang sangat berkuasa. Dan entah kenapa, setiap kali hal ‘ajaib’ ini terjadi, kamu selalu ada di dekatku dengan wajah tanpa dosa itu.” ​Adam hanya menggaruk kepalanya, pura-pura jengah. “Yah, namanya juga asisten keberuntungan, Are. Mau dikembalikan uangnya?”
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Dari Mantan Jadi Ipar

Dari Mantan Jadi Ipar

Ucapan Kak Dinda terdengar menyedihkan, tapi bagiku itu hanya trik agar Ibu kasihan. "Ya Allah, gimana, ya? Uang ibu juga ndak ada." "Uang tabungan haji Ibu, kan ada." Bersambung .... Terima kasih buat yang sudah mampir. Utamakan sholat dan membaca Alquran ya bagi yang muslim.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Menikah untuk Uang

Menikah untuk Uang

Kebanyakan orang tentunya akan berpikiran sama setelah melihat tingkah Kinan yang terkesan tidak normal, terlebih terhadap uang. Perempuan itu terlalu terobsesi dengan uang, tetapi bodohnya dia tidak ingin bekerja keras. "Apa yang kamu lakukan, Devi?" Kinan muncul dari balik rak kosmetik sementara wanita 25 tahun itu sedang terbengong di depan rak. "Kita harus membersihkan tempat ini sebelum pulang?" Kinan memicing lalu berkata, "apa jangan-jangan kamu ingin menginap?"
106.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Menantu Tertindas

Pembalasan sang Menantu Tertindas

Dia berkata, “Sebelum menyelidiki dengan jelas dari mana datangnya uang ini, siapa pun nggak boleh menyentuhnya!” “Kalau kamu nggak kasih aku uangnya, aku akan langsung putus hubungan dengan kalian!” ancam Johny. Karina malas meladeni Johny dan langsung menelepon Yoga. Firasatnya mengatakan bahwa uang ini pasti berkaitan dengan Yoga. Begitu teleponnya tersambung, Karina bertanya, “Yoga, apa kamu lagi senggang? Bisa datang ke bank di seberang Perusahaan Farmasi Avanti nggak?”
8.9461.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Kaisar Dewa
Sembari menunggu update. yuk baca "SANG MENANTU TERKUAT" Nama Penulis : Kaisar Dewa. Bercerita tentang pembalasan seorang menantu laki-laki yang diselingkuhi istri tercintanya di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka.
Baca Semua Ulasan
Kesatria Tangan Peniru

Kesatria Tangan Peniru

Namun, ketika matanya tertuju pada cek tunai, dia tidak bisa menahan ekspresi terkejut meskipun dia berurusan dengan uang setiap hari. Pandangan ke arah Krisna berubah lagi. Setelah menyelesaikan transfer, pegawai bank cantik itu berkata dengan nada manis, "Tuan Miller, apakah Anda memiliki Asisten keuangan?" "Tidak!" Mata pihak lain berbinar, dan dia dengan cepat berkata selagi masih panas: "Jika belum, saya sarankan Anda mengaktifkan layanan ini. Selama Anda mengaktifkan layanan ini, Anda hanya perlu melakukan panggilan telepon untuk melakukan transfer, penarikan tunai dan layanan lainnya. Sangat mudah dan efisien!"
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Sang Miliarder

Istri Pengganti Sang Miliarder

Anya menggunakan dua jari yang digesekkan sebagai pengganti kata uang. Aku mencoba mempertimbangkan usulannya. “Yang penting resmi secara agama, kan? Kalau udah sah, kamu bisa menanam benih di sini kapan pun kamu ingin.” Anya menarik tanganku untuk ditumpangkan di perut bagian bawah.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Saat tidak mendapatkan respons dariku, dia baru berkata dengan agak takut, “Nggak bisa! Meski kamu mau pergi, kamu juga harus berikan aku sejumlah uang. Di mana akta rumah kita?” Aku tertawa, lalu menjawab, “Sudah digadai ayahmu. Kamu sudah lupa?” Ekspresi Yohan langsung menjadi kaku. Dia bergumam, “Nggak mungkin. Di rekening Ayah di luar negeri, masih ada banyak uang kok. Bibi Susi bilang, aku akan jadi anak orang kaya.”
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Namun, saat hendak memberikan uang ada sosok gaib yang hendak meludahi uangku dan aku pun menariknya kembali. “Ada apa, Nak?” tanya si Ibu kaget. “Ada yang ganggu, Bu. Uang ini mau diludahi biar ilang, jadi Ibu harus simpan dengan baik. Baca ayat ayat Allah, jangan lupa berdoa setiap saat. Warung ibu ditutupi lelembut yang suka ngalihin pembeli biar milih yang lain,” ucapku membuat si Ibu kaget.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
ISTRIKU TAK SUKA DANDAN

ISTRIKU TAK SUKA DANDAN

Dia hanya menghembuskan nafas kasar. Kulihat wajahnya masih bersih, walau sudah terbasuh air wudu. "O, ya, bang. Uang belanjanya bisa di transfer ke rekening ini. Bisa cash atau kredit." Dia menyodorkanku nomor rekening. Eh, maksudnya? Cash atau kredit bagaimana?
9.628.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 904 kali sebagai mengaktifkan khodam uang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status