SANTET KIRIMAN MADU
Aku berusaha mengusap matandan menajamkan pandangan yang samar, mungkin karena terlalu sakit kepala atau urat mataku yang terganggu seolah-olah aku tak mampu melihat anak-anakku dengan jelas.
"Mas kenapa mataku buram mas?"
Suamiku menghampiri dan duduk di hadapanku namun aku masih tidak jelas mampu menangkap wajahnya seolah sedang melihat sesuatu yang ada di dalam air.
"Ada apa denganmu?" ucapnya sambil memegangi wajahku
"Aku tidak bisa melihat dengan jelas, Mas. semuanya buram."
"Coba berbaringlah istirahat, mungkin kau itu kelelahan, mungkin setelah tertidur penglihatanmu akan membaik," sarannya sambil membantuku merebahkan diri.
Capítulos em Alta