Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Lima Belas Tahun

Cinta Lima Belas Tahun

Aku dan Bagas Saputra telah bersama selama 15 tahun dan hubungan kami selalu penuh kebahagiaan. Namun, semuanya berubah setelah munculnya seorang wanita. Sifat Bagas berubah asing. Dia menggunakan berbagai cara untuk memaksaku bercerai. Aku terus bertahan. Meskipun hati ini terluka parah, aku tetap berharap dia akan kembali padaku. Namun akhirnya, aku tersadar. Ada kalanya, sebuah kisah cinta memang harus berakhir.
9.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Pernikahan Tujuh Tahun Yang Sia-Sia

Pernikahan Tujuh Tahun Yang Sia-Sia

Di hari pernikahan, tunanganku malah kabur dan menikahi adikku. Di tengah rasa malu di depan semua orang, tiba-tiba William berlutut di hadapanku, meminta aku menikah dengannya. Di kota ini, tak ada yang tidak mengenal William, bujangan emas yang terkenal, idaman semua wanita lajang. Namun, justru dia yang memakaikan cincin di jariku dan menyatakan cinta, “Aku selalu mencintaimu diam-diam. Terima kasih pada takdir karena memberiku kesempatan untuk menghabiskan sisa hidupku bersamamu.” Kami pun menikah. Dia selalu memperlakukanku dengan sangat baik dan semua orang tahu bahwa William tidak akan mencintai siapapun selain aku. Hingga di tahun ketujuh pernikahan kami, aku tak sengaja masuk ke studio lukisnya. Di sana, ada ribuan lukisan Ivy, adikku. Setiap lukisan itu bagaikan pernyataan cinta yang lembut darinya untuk Ivy. Pria yang kucintai itu bahkan pernah berdoa dengan sungguh-sungguh: asal Ivy bisa bahagia, aku rela mengorbankan segalanya, termasuk nyawaku. Ternyata cinta selama tujuh tahun hanya sebuah kebohongan. Sejak awal, yang dia cintai hanyalah Ivy. Kalau begitu, biar akulah yang mundur. Tiga hari kemudian, aku pun pergi. Aku hanya mendoakan William dan Ivy hidup bahagia hingga tua nanti.
8.9134.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Demi bisa bercerai dengan Ravin, aku bahkan mengajukan keluar tanpa membawa apa pun, termasuk tidak meminta anakku yang baru berusia tiga tahun. Saat melihatku mengenakan pakaian lama sebelum menikah, Ravin sempat tertegun, lalu mencibir. "Kenapa? Bahkan pewaris yang mati-matian kamu lahirkan itu juga sudah nggak kamu inginkan? Aktingmu jangan terlalu berlebihan. Hati-hati nanti semuanya malah jadi kenyataan!" Setelah menandatangani surat perjanjian itu, aku mendorongnya ke hadapannya. "Tenang saja, ini bukan akting." Ravin menatapku dengan heran sesaat, sebelum akhirnya menandatangani surat itu juga. "Tumben sepatuh ini. Baiklah, aku akan bermurah hati dan mengizinkanmu tetap datang menjenguk anak." Dia meletakkan pena, lalu menatapku dengan tatapan penuh selidik. "Kalau nyesal nanti, selama kamu memohon padaku, kita bisa saja ru ...." Aku memotong ucapannya, lalu langsung berdiri dan pergi. Ravin selalu mengira aku memanfaatkan utang budi supaya bisa menikah dengannya dan mengincar kekuasaan mafia, bahkan mati-matian melahirkan anak laki-laki untuk mewarisi keluarga. Namun, setelah dia tahu aku sudah mati, dia tidak akan salah paham lagi.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Menceraikan Pria Terkaya yang Dipuja

Terlahir Kembali: Menceraikan Pria Terkaya yang Dipuja

Setelah Fayola terlahir kembali, dia mendapati dirinya kembali ke usia 27 tahun. Dia sudah memiliki seorang putra dan seorang putri. Suaminya adalah Landon, orang terkaya nomor satu di dunia, pria yang selalu menduduki puncak daftar Forbes, dinobatkan oleh majalah Time sebagai pria yang paling ingin dinikahi wanita di seluruh dunia, bahkan keluarga kerajaan pun ingin menikahkan seorang tuan putri dengannya. Semua orang mengatakan bahwa hidupnya sangat beruntung. Namun, hal pertama yang dia lakukan justru membawa surat perjanjian cerai untuk menemui cinta pertama Landon. Dia mendorong surat perjanjian itu ke hadapan Hannah dan berkata dengan tenang, "Aku ingin cerai. Landon untukmu, kedua anak itu juga untukmu."
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Selama 8 tahun, aku selalu menemani Farrel Grattino menapaki kariernya di dunia penerbangan dari seorang kopilot hingga menjadi kapten. Di tahun tersibuknya, aku bahkan rela mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memasak sesuai jadwal penerbangannya. Pernah suatu kali aku bertanya, "Suatu hari nanti apakah kau bisa mengajakku melihat langit di ketinggian sepuluh ribu meter yang selalu kau lihat? Sekali saja." Dia bahkan tidak menghentikan sumpitnya. "Itu tempat kerja, bukan taman hiburan." Aku menjawab, "Baik." Sejak saat itu, aku tidak pernah mengungkitnya lagi. Hingga suatu malam ketika sulit tidur, aku tanpa sengaja menemukan album foto yang dikunci dengan kata sandi di ponselnya. Di dalamnya ada lebih dari empat puluh foto, semuanya diambil dari sudut pandang kokpit. Hamparan lautan awan, matahari terbenam, pelangi ganda setelah hujan, hingga galaksi di langit pada ketinggian sepuluh ribu meter. Setiap foto pernah dia kirim kepada orang yang sama, dengan nama kontak berupa emoji beruang kecil. Foto terbaru diambil tiga hari yang lalu. Senja menyelimuti langit, sementara setengah bulatan matahari menggantung di ujung sayap pesawat. Dia menuliskan sebuah kalimat: [Pemandangan hari ini juga sangat indah. Nanti kalau kau datang, duduklah di kursi observasi sebelah kanan. Itu sudut pandang yang terbaik.] Orang itu membalas dengan emoji pelukan dan empat kata: [Tunggu saat aku cuti.] Aku mengembalikan ponselnya ke tempat semula tanpa mengubah kata sandi ataupun menghapus album fotonya. Fajar menyingsing, aku menyeduh kopi seperti biasa, lalu meminumnya dengan tenang. Setelah itu, aku membuka laptop, menulis surat pengunduran diri, dan memesan tiket pesawat menuju Baili. 8 tahun sudah berlalu. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti mengejar rute penerbangannya dan menunggu waktu makan bersamanya. Aku berhenti menjaga rumah yang kosong sambil menebak-nebak terbang ke mana dia saat ini. Jika langit di ketinggian sepuluh ribu meternya memang tidak memiliki tempat untukku, maka aku akan berpijak di bumi, menumbuhkan kehidupan dan menikmati senjaku sendiri.
384 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka

Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka

Saat aku berusia 10 tahun, aku ditolong oleh Ryder. Ryder bilang akan melindungiku untuk selamanya. Pada usia 15 tahun, aku mengenal Wayne. Wayne juga berjanji akan melindungiku untuk seumur hidup. Namun, saat aku berusia 23 tahun, mereka yang berjanji itu malah melemparku ke laut demi cinta pertama mereka.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Menolak Semua Setelah Kehilangan

Menolak Semua Setelah Kehilangan

Setelah aku jatuh saat hamil, anakku yang berusia enam tahun, Kenan, tidak menolongku. Ketika aku sadar lagi, anakku sudah tiada. Di samping ranjangku, dia bersembunyi di belakang suamiku, Arsen, sambil bergumam pelan, "Aku kira Ibu pura-pura pingsan untuk cari perhatianku!" "Ibu sebelumnya beberapa kali pura-pura pingsan supaya aku tidak pergi bermain dengan Tante Sabrina!" Arsen menambahkan dengan dingin, "Kamu selalu memainkan trik untuk menarik perhatian. Kenan bahkan tidak lagi memercayaimu." "Kamu perlu merenungkan dengan baik, kenapa Kenan lebih suka bersama Sabrina daripada denganmu." Hatiku hancur berkeping-keping. Keesokan hari setelah keluar rumah sakit, aku pulang dan mengemas semua barangku. Aku hanya meninggalkan satu surat perjanjian perceraian dan satu surat pemutusan hubungan ibu-anak.
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Dua tahun aku menunggu donor jantung yang cocok, tetapi saat jantung itu akhirnya datang, istriku justru memberikannya kepada Julio Didin, si tuan muda palsu yang selama ini berpura-pura menjadi bagian dari keluarga kami. Dokter memvonis bahwa aku hanya punya satu minggu lagi untuk hidup. Di ambang kematian ini, aku membuat keputusan besar: membekukan tubuhku setelah mati. Lalu, aku menandatangani surat wasiat untuk mendonasikan tubuhku sendiri ke studio milik Julio. Di hari aku menandatangani surat donor itu, putriku berlari ke pelukanku dengan wajah berbinar. Dia berkata betapa bahagianya dia melihat ayahnya akhirnya berdamai dengan sang paman. Orang tuaku pun memuji, mengatakan bahwa aku akhirnya memahami arti persaudaraan dan pentingnya saling membantu. Istriku menatapku dengan lega, seolah beban berat telah terangkat dari bahunya. Dia berkata, "Baguslah, kalau kamu akhirnya bisa membuang prasangka dan mulai berpikiran terbuka." Aku hanya tersenyum tipis. Ya, kali ini aku benar-benar menuruti kemauan kalian. Aku akan mengembalikan identitas Tuan Muda Keluarga Didin ini kepada Julio. Aku akan mengabulkan keinginan kalian semua.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Usiaku 15 tahun saat Ayah dan Ibu akhirnya menemukan aku dari pegunungan terpencil. Melihat tubuhku yang penuh luka dan kekurangan gizi, mereka bersumpah akan menebus semua yang pernah hilang dariku. Ibu berkata aku adalah harta paling berharga milik Keluarga Atmaja. Dia mengganti namaku dari "Ilalang" menjadi "Ratna Atmaja". Ayah berkata, seberapa pun sibuknya dia nanti, setiap hari dia akan pulang untuk makan malam bersamaku, agar aku bisa merasakan kembali arti rumah. Aku pikir, akhirnya aku akan bahagia. Namun sepuluh tahun kemudian, aku malah meninggal di rumah kontrakan yang diberikan oleh adik perempuanku yang palsu itu. Saat itu, anakku berusia tiga tahun. Untuk bersenang-senang, para penculik memberiku tiga kali kesempatan meminta pertolongan. Selama ada seseorang yang mau datang melihatku, mereka akan melepaskan anakku. Kesempatan pertama, aku menelepon Ayah yang tak pernah berhenti mencariku selama 15 tahun. Saat itu dia sedang mengatur para pelayan untuk menyiapkan pesta ulang tahun adik palsuku. Setelah menerima teleponku, dia mengerutkan kening. "Ratna, kamu nggak tahu hari ini ulang tahun adikmu? Jangan bikin sial." Kesempatan kedua, aku menelepon Ibu yang dulu berjanji akan menganggapku sebagai harta paling berharga. Dia memandang penuh sayang ketika adik palsu itu merebut ponsel, lalu menatapku dengan jijik tanpa ditutupi sedikit pun. "Ratna, kalau mau bohong, bisa nggak lebih pintar sedikit? Kalau kamu terus bikin masalah, jangan harap bisa dapat uang hidup untuk bulan depan." Kesempatan ketiga, aku menelepon ayah dari anakku, suami yang dipilih dengan sangat teliti oleh orang tuaku. Dia bilang sedang rapat, setelah itu masih harus memilih hadiah untuk adikku, tidak ada waktu meladeniku bermain drama. Dia juga berkata, kalau aku mau bersikap patuh, minggu depan dia akan mengizinkanku membawa anak pulang untuk makan bersama keluarga. Aku mencium putraku yang gemetar ketakutan di dalam pelukanku, lalu memohon agar mereka memberiku satu kesempatan terakhir, membiarkanku menulis pesan perpisahan. Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ]
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Antara Aku Atau Sahabat Masa Kecilnya

Antara Aku Atau Sahabat Masa Kecilnya

Denise dan sahabat masa kecil suaminya sama-sama diculik. Malam itu, suara erangan di gudang terdengar sepanjang malam. Sebulan kemudian, mereka berdua sama-sama diketahui hamil. Demi menjaga nama baik sahabat masa kecilnya, Hernan tanpa ragu mengatakan bahwa anak itu adalah anaknya. Sementara anak Denise, justru dianggap sebagai anak haram yang ditinggalkan para penculik setelah memperkosanya. Denise menghancurkan semua barang yang bisa dihancurkan, lalu bertanya dengan putus asa, "Kenapa? Kamu jelas tahu anak ini sudah ada sebelum penculikan terjadi. Para penculik bahkan nggak menyentuhku!"
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1213141516
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status