Kenapa Bajuku Selalu Sama dengan Tetangga Baru?
Aku menyuapinya dengan sabar sambil berbincang ringan tentang kegiatannya di sekolah hari ini.
"Main apa tadi di sekolah, Nak?" tanyaku.
"Mewalnai, Bunda," jawab Robi.
"Pintar tidak mewarnainya?"
"Pintal, kelual galis banyak-banyak. Sepelti cacing." Aku tertawa melihat begitu antusiasnya Robi menggerakkan tangan memutar, mempraktekkan cara ia menggambar. Dapat kupastikan hasil mewarnai putraku tidak begitu baik. Tidak apa, namanya juga masih kecil, tangannya masih harus sering latihan agar lebih lentur menggunakan alat tulis.